Bank Sulselbar Kerja Sama PT Givaudan untuk Majukan Kelompok Petani Nilam di Sulbar

Bank Sulselbar

Terkini.id, Makassar – Kelompok Petani Nilam yang ada di Sulawesi Barat khususnya Kabupaten Mamuju kini bisa senang dengan pekerjaan seharian mereka.

PT Bank Sulselbar sebagai salah satu lembaga perbankan milik daerah melakukan terobosan dalam rangka menyukseskan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Pemerintah Pusat.

Bank Sulselbar menggandeng PT Givaudan, perusahaan yang bergerak membeli Minyak Nilam secara berkelanjutan.

Kegiatan tersebut digagas, sebab Produksi Minyak Nilam memiliki peran strategis untuk menopang lebangkitan ekonomi di era new normal.

Kegiatan dilakukan di Balai pertemuan pertanian di Desa Lombang-Lombang Kabupaten Mamuju dan dibuka langsung Plt Bupati Mamuju, Wahab Hasan Sulur dan dihadiri oleh Sekprov Sulbar yang diwakili Kadis Perkebunan Provinsi Sulbar, Kakanwil Perbendaharaan Sulbar, Sejumlah OPD lingkup Provinsi dan Kabupaten serta Kepala Cabang Bank Sulselbar se-Sulawesi Barat, pada Selasa 17 November 2020.

Menarik untuk Anda:

Penandatanganan kerja sama bersama kelopok petani nilam dilakukan secara virtual oleh Direktur Pemasaran & Syariah Bank Sulselbar Hj Rosmala Arifin, Sementara dari pihak Givaudan ditandatangani Presiden Direktur PT Givaudan Indonesia, Sariwatyna Lukito Wimandjaja.

Pimpinan Bank Sulselbar Cabang Utama Mamuju, Syarifuddin Haruna bersama awak media mengatakan, pihaknya sejak tahun 2018 sudah mulai menginisiasi program pengembangan tanaman nilam melalui program KUR.

“Dulunya produksi petani nilam hanya bisa mencapai sekitar 2- 3 ton per bulan, namun hingga saat ini melalui program KUR ini dan pola kemitraan bersama PT.Giivaudan Indonesia, produksi rata-rata sudah mencapai 6 hingga 8 ton perbulan dan Jika di rupiahkan sudah sekitar 4 sampai 5 Milyar perbulan nya,” ujar Syarifuddin Haruna dikutip dari realitaindonesia.id.

Senada, Direktur Pemasaran & Syariah Bank Sulselbar, Hj.Rosmala Arifin juga optimis, angka peningkatan Produksi dan Penghasilan Nilam di Mamuju saat ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di pedesaan.

Hasil Penandatanganan Kerja sama ini pun diharapkan terus meningkatkan produksi dan semangat petani nilam sebab PT Givaudan sebagai perusahaan pengguna minyak nilam menjamin mulai dari budi daya serta menggaransi pembelian atau pemasarannya langsung secara continue

“Petani akan sangat diuntungkan karena Givaudan bertujuan untuk mempromosikan pentingnya advokasi dan menjamin standar kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat, sambil menjaga sumber daya alam yang berharga” Ujar Manager PT Givaudan Indonesia.

Selain penandatanganan Kerjasama dalam pengelolaan, produksi dan pemasaran Nilam, para petani nilam sebanyak 30 orang juga melakukan penandatanganan secara massal akad kredit nilai plafon Rp 547 juta sebagai bantuan modal pengadaan pupuk dan bibit Nilam.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

127 Pasien Meninggal dalam Sehari, Angka Kematian Akibat Covid-19 Capai 16.352 Kasus

Tambah 3.842 Pasien, Kasus Kesembuhan Covid-19 Kini Capai 433.649 Orang

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar