Banyak Aduan Masyarakat Melalui Aplikasi Baruga Sulsel, Wagub Langsung Kumpulkan OPD

Terkini.id — Sejak diluncurkan Aplikasi Baruga Sulsel oleh Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah tanggal 18 oktober lalu, diharapkan menjadi sarana apresiasi, aspirasi serta Aduan dari masyarakat kepada Pemprov Sulawesi Selatan.

Aplikasi baruga berbasis media sosial (medsos) yang dikelola oleh Dinas Komunikasi, Informasi, Statistik, dan Persandian (KISP) Provinsi Sulsel hingga saat ini telah menerima aduan kurang lebih sekitar 400, yang terbanyak di Dinas Bina Marga dan bina Konstruksi, Dinas Perhubungan, Dinas Pendidikan, Dinas KISP, serta Dinas Pengelolaan Lingkungan Hidup

Sebagai bentuk perhatian Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, telah melakukan evaluasi langsung dengan menghadirkan OPD penerima aspirasi dan aduan terbanyak dan memerintahkan kepada OPD agar responsif terhadap aduan masyarakat, sekaligus melakukan koordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota, apabila menyangkut pemerintah daerah.

“Organisiasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Sulsel, yang mendapatkan aduan, harus merespon cepat karena ini juga menjadi perhatian dan penilaian pimpinan atas kinerja kepada kepala OPD,” kata Sudirman.

Sementara itu, Kepala Dinas (Kadis) KISP Sulsel Andi Hasdullah mengaku sampai saat ini pihaknya terus mendorong OPD untuk aktif merespon setiap aduan sehingga Baruga Sulsel tidak hanya menampung aspirasi tapi secara nyata harus memberikan solusi nyata dan dirasakan publik Sulsel.

“Pihak OPD terus didorong untuk aktif merespon setiap aduan sehingga baruga sulsel tidak hanya menampung aspirasi tapi secara nyata memberikan solusi nyata yang dirasakan masyarakat,” ungkap Hasdullah.

“Saat ini progres sistem Baruga Sulsel terus dikembangkan, dimana semua Pemda Kabupaten/kota se Sulsel sudah diberi akses sebagai admin baruga melalui Diskominfo se Sulsel sehingga seluruh aduan kewenangan dapat terdisposisi by sistem langsung,” lanjutnya.

“Baruga Sulsel juga sudah terintegrasi Lapor SP4N yang terus dikembangkan dengan fokus pada responsif dan solusi untuk menghadirkan layanan yg makin baik,” imbuhnya.

Sementara itu, Koordinator Admin Baruga Sulsel Andi Paisal mengungkapkan, sampai saat ini aspirasi dan apresiasi serta aduan sudah menghampiri angka 400 lebih dan yang fokus kewenangannya ada di kabupaten kota akan tetap diteruskan.

“Disposisi langsung aduan melalui aplikasi Baruga maupun Lapor SP4N dipastikan sampai kepada pemerintah kabupaten/kota yang terkait,” kuncinya.

Berita Terkait