Bareng Mahasiswa KKN Unhas, KOMPAC Rancang Fasilitas Sosial Tanggap Bencana

KOMPAC
Bareng Mahasiswa KKN Unhas, KOMPAC Rancang Fasilitas Sosial Tanggap Bencana

Terkini.id, Maros – Mahasiswa KKN Unhas Gelombang 99 bekerjasama dengan Komunitas Peduli Mitigasi Bencana (KOMPAC) Merancang Fasilitas Sosial Tanggap Bencana di Kabupaten maros.

Pembekalan mitigasi bencana merupakan salah satu program kerja Mahasiswa KKN Reguler Unhas Gelombang 99 yang dilaksanakan di Pesantren YADI Bonto Cina, Kelurahan Raya, Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros pada Minggu, 5 Agustus 2018.

Ahmad Fauzi Budjang selaku Ketua KOMPAC mengatakan, fasilitas sosial pada kota-kota berkembang sangat rawan terhadap bencana seperti banjir dan kebakaran.

“Pada sisi lainnya, lingkungan fisik tidak mendukung dalam upaya mengantisipasi kejadian tersebut seperti tidak tersedianya papan informasi denah gedung, jalur evakuasi dan titik kumpul saat terjadi bencana. Terutama pada lingkungan sekolah dimana anak-anak sebagian besar menghabiskan waktunya disana guna menimba ilmu, sehingga guna menciptakan lingkungan sekolah yang aman dsri bencana maka perlu diciptakan Sekolah siaga bencana,” ujarnya.

KOMPAC
Gerakan 101 Sekolah Siaga Bencana diinisiasi oleh KOMPAC

Lanjut Ahmad Fauzi mengungkapkan, kegiatan ini terdiri dari beberapa rangkaian, yakni sosialisasi mitigasi bencana, pembuatan peta jalur evakuasi, dan pemasangan signage jalur evakuasi yang merupakan fasilitas penunjang dalam menciptakan sekolah siaga bencana.

“Kompac menciptakan sebuah gerakan yang bertujuan menciptakan rasa aman dari bencana bagi siswa melalui Gerakan 101 Sekolah Siaga Bencana,” tambahnya.

Melalui Gerakan 101 Sekolah Siaga Bencana, kata Ahmad Fauzi, diharapkan kedepannya para siswa dapat lebih siap dalam menghadapi bencana yang bisa datang kapan saja, selain itu diharapkan juga para siswa dapat lebih peduli mitigasi bencana sejak dini agar bencana juga dapat dicegah dan diatasi sedini mungkin,

“Kegiatan ini juga merupakan bagian dari bentuk upaya aktif mahasiswa KKN Unhas Gelombang 99 dalam memberikan gambaran sederhana tentang konsep Resilient City (Kota Tahan Bencana) dimana lingkungan fisik membantu saat terjadi hal yang tidak diinginkan sewaktu-waktu kepada masyarakat khususnya kaum pelajar,” tutur Ririn Arnandi, Koordinator Mahasiswa KKN Unhas Gelombang 99.

 

Citizen Reporter : Ros Miati (Panitia Kegiatan)

Berita Terkait
Komentar
Terkini