Bareng TP PKK Majene, FKG Unhas Peringati HUT ke-70 PDGI

Terkini.id, Majene – Dalam rangka HUT PDGI yang ke-70, Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Majene Sulawesi Barat menyelenggarakan Talk Show di Pendopo Rujab Majene.

Kegiatan yang mengusung tema “Upaya Penurunan Prevalensi Stunting Melalui Peningkatan Kesehatan Gigi dan Mulut” ini turut dihadiri Wakil Bupati Majene, H. Lukman, S.Pd, M. Pd., Ketua Tim Penggerak PKK Kab. Majene, Dra. Hj. Fatmawati Fahmi, MH., Ketua PDGI Kabupaten Majene drg. Idham Halik., Ketua Panitia Kegiatan Talk Show drg. Gufria Dharma Irasanti, MPH., serta Dekan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Hasanuddin (Unhas) drg. Muhammad Ruslin, M.Kes., Ph.D., Sp.BM(K)., yang sekaligus menjadi pembicara pada kegiatan ini.

Dalam pemaparannya, drg. Ruslin menjelaskan bahwa Stunting adalah kondisi gagal pertumbuhan pada anak (pertumbuhan tubuh dan otak) akibat kekurangan gizi dalam waktu yang lama. Sehingga, anak lebih pendek atau perawakan pendek dari anak normal seusianya dan memiliki keterlambatan dalam berpikir.

“Faktor-faktor yang menyebabkan terjadi stunting di antaranya karena asupan makanan tidak seimbang, bayi lahir prematur, berat badan dan tinggi badan yang tidak seimbang. Pemberian asi ekslusif yang tidak mencapai target, pendidikan orang tua dan status sosial rumah tangga yang rendah,” kata drg. Ruslin, Kamis, 23 Januari 2020.

“Untuk masalah stunting, Sulbar saat ini ada di urutan kedua tertinggi tingkat nasional yakni 45,98 persen dan Kabupaten Majene paling tinggi di Sulbar,” sambungnya.

Untuk masalah gigi dan mulut, lanjut Ruslin, Sulbar berada diposisi ketiga tertinggi setelah Sulsel dan Sultra.

Pria lulusan Belanda ini menambahkan, permasalahan gigi dan mulut di Sulbar cukup tinggi, yakni sekitar 64,7 persen. Dari angka ini, hanya 8,1 persen yang pernah berkonsultasi ke dokter gigi dan hanya 7,1 persen saja masyarakat Sulbar yang menyikat gigi di waktu yang tepat yakni setelah sarapan dan malam sebelum tidur.

“Ini adalah tantangan dan sekaligus tanggung jawab besar bagi kami terkhusus Pemkab Majene yang merupakan mitra FKG Unhas,” ujar drg. Ruslin.

“Semoga ke depannya bersama dengan Pemkab dan Tim Penggerak PKK Majene akan menjadi tim dalam hal penanganan kesehatan gigi dan mulut terkait penanganan stunting,” harapnya.

Wakil Bupati Majene, H. Lukman, S.Pd, M. Pd dalam sambutannya mengatakan acara ini sangat luar biasa, karena dihadiri oleh Dekan Fakultas Kedokteran Gigi Unhas.

“Ke depan tidak ada lagi stunting di Majene,” tegas Lukman.

“Kita akan mengatasi stunting, namun yang utama akan kita lakukan adalah bagaimana mencegah stunting,” lanjutnya.

PDGI Majene, kata Lukman, telah berkomitmen akan turun ke semua wilayah Majene untuk melakukan pemeriksaan gigi dan mulut sekali sebulan.

“Dan untuk Ibu Desa dan Ibu Lurah, mari kita jadikan skala prioritas, bagaimana mengedukasi warganya untuk rajin memeriksakan gigi dan mulut ke puskesmas yang ditangani langsung oleh dokter gigi,” ujarnya.

“Saya berharap kegiatan ini bukan hanya seremonial semata, namun ada MoU antara Pemkab. Majene, PDGI Majene dengan Fakultas Kedokteran Gigi Unhas, terkait penanganan stunting dan Kesehatan Gigi dan Mulut di Majene,” tutup Lukman.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut para anggota PKK Kabupaten Majene dan para Anggota PDGI Kabupaten Majene.

Citizen Reporter: Abdul Majid Asinu (Humas FKG Unhas)

Komentar

Rekomendasi

Pria Gondrong yang Ngamuk di Sekolah Sambil Sebut Nama Menhan ‘Disidang’ Relawan Prabowo

Sinergi bersama Telkom Group, Telkomsel Dukung Gerakan #IndonesiaButuhAnakMuda

Bawa-bawa Nama Prabowo, Pria Ini Ngamuk di Sekolah karena Tak Dikasi Duit

Istimewanya HUT ke-60 Barru: Menteri, Gubernur, Pangdam, Kapolda hingga Ketua DPRD Hadir

Usia 63 Tahun, Astra Terus Kobarkan Semangat Kurangi Plastik

Lamaran Mewah Anak Pejabat, Mahar Kawinnya Fantastis

Prodia Buka Pemeriksaan Gratis untuk Millenial

Anggota DPR RI ini Lamar Kekasihnya dengan Mahar 12,5 Hektar Penuh Nikel dan Puluhan Ternak

Larry Tesler Penemu Cut dan Copy Paste di Komputer Meninggal Dunia

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar