Batal Dinikahi Pria Iran, Wanita di Makassar Lapor Polisi

Seorang pengusaha asal Makassar, Vivi Anna Maria Haryono memperlihatkan bukti telah melaporkan pelaku ke pihak kepolisian.
Pengusaha cantik di Makassar, Vivi Anna, ditipu pria asal Iran. (Foto: Ist)

Terkini.id, Makassar – Seorang pengusaha asal Makassar, Vivi Anna Maria Haryono menjadi korban penipuan sindikat Iran dengan iming-iming akan dinikahi.

Vivi mengaku tidak tahu kalau sedang terbawa arus permainan drama (play game) dari pelaku.

“Dia seorang pemuda Iran, Mohammad Almasi alias Siavash, saya ketemu pertama kali di gereja dan dia sudah melamar ke orang tua saya,” ujar Vivi saat konferensi pers di Restoran Bambuden, Rabu, 5 Agustus 2020.

Namun, sebelum pernikahan dilangsungkan, Siavash minta izin pulang ke negaranya dengan alasan orang tuanya sakit. Belakangan, Vivi menyadari hal itu sebagai kedok belaka. Pasalnya, Siavash berada di Jakarta.

Pengusaha wanita di Makassar ini menemukan via imigrasi bahwa Siavash sudah kembali ke Jakarta sejak Juli 2019. Siavash tak pernah menghubungi dan memenuhi janjinya untuk menikahi Vivi dan membawakan bibit Safron.

Menarik untuk Anda:

“Katanya kalau saya tidak kirimkan uang dia tidak bisa pulang, kelaparan di situ, susah dapat kerja,” katanya.

Adapun jumlah kerugian korban yakni sekitar 150 juta rupiah. Vivi mengaku percaya dengan bujuk rayu, tipu daya, dan rangkaian kata-kata bohong Siavash lantaran masuk melalui jalur agama.

“Waktu saya pacari dia, saya ongkosi ke Malaysia juga karena dia harus stempel pasword tiap dua bulan. Modusnya memang mendekati wanita kaya,” ungkapnya.

Pelaku, kata Vivi, terlihat sangat polos. Meski belakangan, ia menyadari hal itu hanya rekayasa belaka.

“Saya mengaku sakit hati dan masuk rumah sakit selama 2 kali karena saya tulus, tapi tidak semua orang baik,” kata dia.

Agar kasus tersebut tidak terjadi pada perempuan lain di Indonesia, Vivi mengatakan telah melaporkan kasus tersebut pada pihak kepolisian pada 27 September 2019.

Hal itu untuk menimbulkan efek jera dan mencegah jangan ada lagi korban-korban berikutnya.

“Saya berharap kasus ini segera dilanjutkan ke tahap penyidikan dan pelakunya segera ditetapkan sebagai tersangka dan diproses sampai ke pengadilan,” kata dia.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Dewan Sebut Pemkot Makassar Tak Transparan Soal Dana Covid-19

Appi-Rahman Lepas Duta Sehat dan Satgas Covid

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar