Bau Amis Diduga Mayat Masih Tercium di Sepanjang Pantai Mamboro Palu

Gempa Palu
Pantai Mamboro, Palu Utara, Palu. (foto: cnnindonesia.com)

Terkini.id, Palu – Pantai Mamboro, Palu Utara, Palu, Sulawesi Tengah, merupakan salah satu kawasan pesisir yang rusak berat akibat hantaman ombak tsunami pada Jumat pekan lalu.

Di kawasan pesisir itu banyak terdapat bangunan yang hancur serta banyak korban yang meninggal. Akibatnya, Bau amis mulai merebak di lokasi tersebut dan terlihat banyak lalat-lalat beterbangan di atas puing-puing bangunan. Suaranya berdengung hampir di tiap penjuru.

Kawasan Pinggir Pantai Mamboro merupakan tempat sejumlah gudang, rumah, dan toko berdiri. Salah seorang warga sekitar, Budi, memperkirakan sejumlah pekerja dan warga masih berada di lokasi saat tsunami menerjang. ”

Saya tidak bisa memperkirakan, tapi sepertinya masih ada kalau mencium baunya,” katanya saat ditemui di sekitar lokasi, dikutip dari CNN Indonesia, Kamis, 4 Oktober 2018.

Warga sekitar lainnya, Iki, juga menduga sejumlah mayat masih berada di antara reruntuhan bangunan yang terhampar di sepanjang pinggir Pantai Mamboro.

Menurutnya, bau anyir tersebut masih menyengat hidung walaupun Basarnas telah melakukan evakuasi di lokasi.

“Ini masih bau, sepertinya masih ada (mayat) di reruntuhan ini,” ujar Iki.

Bahkan, lanjutnya, bau amis mayat juga tercium sangat tajam di Pantai Palu Indah yang terletak sebelah Pantai Mamboro. Dia menduga, jumlah mayat yang belum terevakuasi di kawasan tersebut lebih banyak.

“Di sana Pantai Palu Indah lebih parah lagi kerusakannya. Sepertinya lebih banyak lagi jumlahnya (belum terevakuasi),” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas), Muhammad Syaugi, mengungkapkan proses evakuasi belum dilakukan di sejumlah kelurahan tersebut karena terkendala akses jalan untuk memasukkan alat berat.

Basarnas, kata Syaugi, saat ini memprioritaskan melakukan evakuasi di daerah-daerah yang bisa dimasuki alat berat.

“Balaroa cukup dalam. Jadi kami memprioritaskan tempat yang alat berat bisa, karena saya lihat tanpa alat berat tempat-tempat ini tidak bisa, dengan tangan manusia tidak bisa,” ucapnya.

Komentar

Rekomendasi

Berjuang Lawan Covid-19, Dokter Tirta Sempat Berstatus PDP Corona

Positif Corona, Remaja Ini Dijemput Petugas Medis Covid-19

Presenter ‘Uang Kaget’ Bantah Video Syur yang Beredar adalah Dirinya

Guru Besar FKM UI Ungkap 3 Sumber Penularan Virus Corona

Viral di Facebook, Video Pasangan Remaja Tidur Bareng Tanpa Busana

Anies Surati Pemerintah Pusat untuk Segera Lockdown Jakarta

Imbas Lockdown, Pedagang di Tegal Mengeluh Tak Bisa Makan

Larang Warga Mudik Lebaran, Jokowi Tegaskan Keselamatan Rakyat adalah Hukum Tertinggi

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar