Bawaslu Jeneponto Kumpulkan 22 Panwaslu Kecamatan, Ini Yang Dibahas

Rapat koordinasi (Rakor) pengawasan tahapan pemilihan umum anggota DPR,DPD dan DPRD Provinsi,DPRD Kabupaten/Kota serta Pemilihan Presiden dan wakil Presiden,Kamis,11 Oktober 2018

Terkini.id, Jeneponto – Dalam memperketat pengawasan terhadap pelaksanaan tahapan Pemilu Pemilu 2019, Bawaslu Kabupaten Jeneponto menggelar rapat koordinasi (Rakor) pengawasan tahapan pemilihan umum anggota DPR,DPD dan DPRD Provinsi,DPRD Kabupaten/Kota serta Pemilihan Presiden dan wakil Presiden,Kamis,11 Oktober 2018.

Rakor yang dilaksanakan di hotel valentine jalan Pahlawan Kelurahan Empoang Kecamatan Binamu itu diikuti  22 Panwaslu Kecamatan dan 11 staf Kordiv Pengawasan, Hubungan antara Lembaga dan Humas Se-Kabupaten Jeneponto.

Hadir sebagai pemateri pada Rakor tersebut, Pimpinan Bawaslu Provinsi Sulsel,Azry Yusuf,SH,MH, Ketua dan Pimpinan Kordiv Pengawasan, Hubungan antara Lembaga dan Humas, dan Komisioner KPU Jeneponto.

Ketua Bawaslu Kabupaten Jeneponto, Saiful,SH, saat membuka Rakor, menyampaikan, tujuan pelaksanaan rapat koordinasi pengawasan tahapan pemilu dan pilpres 2019.

“Rakor ini kita laksanakan untuk menyatukan kesepahaman dalam melaksanakan pengawasan disetiap tahapan Pemilu dan Pilpres 2019, agar tidak perbedaan dalam melakukan penindakan,” kata Saiful kepada peserta Rakor.

Dia menegaskan dalam melaksanakan pengawasan, semua Panwaslu Kecamatan harus memahami semua regulasi terkait tahapan pemilu 2019.

Baca :Ini Alasan KPUD Bulukumba Tunda Putusan Bawaslu Soal Mantan Napi Korupsi Nyaleg

“Kita harus menyatukan pemahaman terhadap semua regulasi yang mengatur terkait semua tahapan pemilu dan pilpres 2019, Karena jajaran Panwaslu Kecamatan harus turun kelapangan untuk melaksanakan sosialisasi dalam mencegah yang potensi pelanggaran pemilu 2019, untuk itu perlu memahami regulasi sebagai dasar kita dalam melaksanakan pengawasan,” tegasnya

Rakor yang dibuka langsung oleh ketua Bawaslu Kabupaten Jeneponto,Saiful,SH berlangsung sekitar jam 08.30 Wita, yang dilanjutkan dengan pemaparan materi metode Kampanye oleh komisioner KPU, Syamsuddin.

Penulissyarief