Bawaslu Makassar Limpahkan Dugaan Pelanggaran None ke KASN

Irman Yasin Limpo (tengah)

Terkini.id — Bandan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Makassar menemukan dugaan pelanggaran kode etik Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang dilakukan oleh Staf Khusus Pemerintah Provinsi Sulsel, Irman Yasin Limpo atau None.

Komisioner Bawaslu Makassar, Sri Wahyuningsih mengatakan, Adik Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo itu diduga melanggar netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN), karena mengikuti proses penjaringan Calon Walikota Makassar yang dilakukan oleh sejumlah partai politik.

Awalnya kasus dugaan pelanggaran netralitas ASN ini ditangani oleh Bawaslu Makassar, namun kini kasus tersebut dilimpahkan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

“Dugaan pelanggaran ini kami teruskan ke KASN sebagai lembaga yang berwenang memeriksa ASN,” kata Sri Wahyuningsih di Makassar, Minggu 19 Januari 2020.

Sri menjelaskan, berdasarkan temuan Bawaslu Makassar, mengarah pada dugaan pelanggaran Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2004 tentang Pembinaan Jiwa Korps dan Kode Etik PNS. Ada tiga jenis dugaan pelanggaran, merujuk pada larangan yang tertuang di Pasal 11 huruf c.

Menarik untuk Anda:

Yang pertama, PNS dilarang melakukan pendekatan kepada partai politik terkait rencana pengusulan dirinya jadi calon kepala daerah.

Kedua PNS dilarang memasang spanduk yang mempromosikan dirinya sebagai calon kepala daerah dan terakhir, PNS dilarang mendeklarasikan dirinya sebagai calon kepala daerah.

“Tiga poin ini, larangan yang diduga dilanggar oleh beliau sebagai PNS,” Sri menerangkan.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Tes Usap Massal di Kecamatan Tallo, Dinkes Makassar: 30 Orang Terpapar Covid-19

Pernah Kawal Kepemimpinan Danny Pomanto di Parlemen, Begini Kata Mudzakkir

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar