Bawaslu Sulsel Terima 851 Laporan Temuan Dugaan Pelanggaran Pemilu 2019

Komisioner Bawaslu Sulsel, Asry Yusuf.

Terkini.id — Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Selatan membeberkan temuan dan laporan pelanggaran Pemilu Presiden dan Legislatif 2019.

Berdasarkan data yang diterima terkini.id, 330 penerimaan pelanggaran pemilu, 851 laporan penerima temuan dugaan pelanggaran dan 718 temuan/laporan yang telah diregistrasi.

“Partisipasi masyarakat melaporkan dugaan pelanggaran itu 330 laporan, itu menandakan bahwa masyarakat itu mengawasi jalannya Pemilu,” kata Komisioner Bawaslu Sulsel, Asry Yusuf, melalui sambungan telepon, Jumat 21 Juni 2019.

Asry mengatakan, 851 temuan pelanggaran tersebut merupakan temuan dari Bawaslu kabupaten/kota se-Sulsel.

Berdasarkan data, Kabupaten Barru terbanyak ditemukan dugaan pelanggaran yakni, 410. Sedangkan terbanyak kedua Luwu Timur sebanyak 136 dugaan pelanggaran. Untuk data lengkapnya, cek gambar di bawah.

Bawaslu Sulsel telah memproses 506 temuan dan laporan dugaan pelanggaran pemilu hingga 21 Juni 2019.

“Jenis pelanggarannya itu terdiri dari 20 pelanggaran pidana, 16 pelanggaran kode etik, 406 pelanggaran administrasi, 100 pelanggaran hukum lainnya, 26 pelanggaran yang masih dalam proses dan 149 kategori bukan pelanggaran,” pungkas Asry.

Berita Terkait
Komentar
Terkini