Bawa materi di Muslimat NU, Erna ingatkan ini pada para ibu

TERKINI.id, PAREPARE – Tanggung jawab sebagai seorang Ibu tentunya bukan hal yang mudah, selain mengasuh dan membimbing anaknya sebagai tuntunan juga untuk tetap menjaga dan mengawasi pendidikan anaknya agar melakukan hal yang sesuai dengan ajaran agama dan tidak terjerumus dalam hal yang bisa berdampak negatif.

Hal tersebut disampaikan Ketua TP PKK Parepare, Erna Rasyid Taufan saat membawakan materi dalam acara Pelatihan Manajemen Majelis Taklim, yang dilaksanakan oleh pengurus Muslimat NU Provinsi Sulawesi Selatan, kerjasama dengan Muslimat NU Parepare yang dihadiri dari delapan Kabupaten di Sulawesi Selatan.

“Jadi peran perempuan atau Ibu-ibu dalam sebuah rumah tangga tentunya sangat penting, bagaimana memberikan pendidikan keagamaan yang layak dan bermanfaat bagi anaknya, karena pendidikan keagamaan sepenuhnya bukan dari sekolah tapi lingkungan keluargalah awal segalanya,” ujar Erna Rasyid Taufan.

Ketua BKMT Parepare ini menuturkan, kalau dalam perspektif keislaman yakni bagaimana sosok ibu mampu menjadi panutan dan cerminan dari pada anak dalam berumah tangga, selain itu juga sebagai Ibu bagaimana memberikan playanan terbaik bagi sosok suaminya.

Baca :TP PKK kota Parepare lantik pengurus Kecamatan

“Selain mendidik anak kita sebagai ibu juga harus pintar melihat kondisi suami dan bagaimana kita memberikan pelayanan terbaik buat mereka,” terang dia.

Diapun beranggapan bahwa di Parepare sendiri untuk para anak ada wadah dalam membina anak kita melalui program Majelis Anak saleh, yang mana program ini memberikan gambaran dan edukasi tentang pemahaman keagamaan, dan juga bimbingan Al-Quran.

“Jadi melalui Majelis Anak Saleh ini kita mengajar anak kita dalam memberikan pemahaman keislaman, maka saat itu saya meminta kepada Kepala Dinas bagaimana mengajarkan anak kita melalui pendidikan karakter ini, setiap sebelum mereka memasuki kelas untuk pembelajaran,” pungkas Erna.

Dia beranggapan Majelis Anak Salh selama ini sangat banyak menberikan dampak terbaik bagi pendidikan anak di Parepare, dimana beberapa sekolah mengadakan program keislaman di sekolahnya. Selain itu juga mereka melakukan program keagamaan dengan berbagai versi dari sekolah masing-masing.

“Yah ada yang melakukan shalat Dhuha setiap sebelum masuk ke dalam kelas kemudian diisi kultum, dan ada juga yang melakukan program khusus seperti membaca Al-Quran, dan beberapa program lainnya,” terangnya.

Baca :TP PKK gelar jalan sehat bertabur doorprize

Erna menambahkan selain itu ada juga beberapa sekolah yang bahkan siswa dan juga guru yang dari Non Muslim Ikut serta membantu dalam segala acara islami, dan disitulah tergambarkan bagaimana persatuan dan kesatuan bangsa kita dalam hal menghargai sesama antar umat beragama.

“Dan bahkan ada beberapa sekolah yang nota benenya ada siswanya non Muslim dan gurunya yang non Muslim, namun saat pelaksanaan acara besar Islam mereka juga ingin terlibat dan ikut meramaikan bersama anak mereka,” tambahnya.

PenulisArsyad