Begini cara dapat kredit mulai Rp 25 juta di Bank Sulselbar

Logo Bank Sulselbar

Terkini.id, Makassar — Bank Sulselbar mendapat jatah untuk menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp 83 miliar selama tahun 2018. Sebesar Rp 33 miliar di antaranya untuk KUR di segmen mikro, dan sebesar Rp 50 miliar untuk segmen ritel.

Pemimpin Departemen Kredit Produktif Bank Sulselbar, Ruslan LB, mengungkapkan, KUR sebesar Rp 83 miliar tersebut telah dibagi ke masing-masing kantor cabang untuk disalurkan.

“Kita harapkan semua kantor cabang bisa melancarkan penyaluran kredit. Apalagi, sejauh ini NPL untuk KUR cuma sekitar 0,57 persen. Jika nanti ada yang tidak mampu menyalurkan KUR sesuai jatah yang diberikan, maka kita segera alihkan sisa KUR itu ke cabang lain. Kita shifting,” ujar Ruslan, Selasa 30 Januari 2018.

Bank Sulselbar ikut mendukung keseriusan pemerintah dalam membantu mengembangkan sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). “Karena pada tahun ini, suku bunga KUR yang tahun lalu sebesar 8 persen, turun menjadi 7 persen, pada tahun ini,” ujar Ruslan.

Penurunan suku bunga itu karena besaran subsidi yang ditetapkan oleh pemerintah dinaikkan sebesar 1 persen. “Pemerintah itu mensubsidi sebesar 10,5 persen, makanya bunganya bisa turun menjadi 7 persen,” terangnya.

KUR ini ditargetkan akan disalurkan ke sektor-sektor produktif, khususnya ke sektor prioritas yakni pertanian, perkebunan dan perikanan. Sektor ini mendapat jatah hingga 50 persen.

Bagaimana cara UMKM mendapat kredit KUR tersebut? Menurut Ruslan, pelaku UMKM bisa mendapat KUR dengan nilai Rp25 juta, hingga Rp500 juta.

“Itu mereka bisa dapat kredit, tanpa ada jaminan. Yang penting usaha itu berjalan lancar, produktif, dan minimal usahanya sudah berjalan selama enam bulan. Paling penting, tidak pernah punya kredit bermasalah,” terang dia.

Dia menyebutkan, pada tahun 2017 lalu, kredit KUR Bank Sulselbar sebesar Rp 89 miliar. “Selama tahun 2018, pemerintah pusat menargetkan menyalurkan KUR sebesar Rp 116 triliun. Itu terbagi ke semua bank-bank nasional, bank swasta, bank BPR, hingga koperasi,” terangnya.

Menurut dia, pemerintah berkomitmen meningkatkan produktifitas sejumlah UMKM di dalam negeri. “Itu terlihat dari semakin besarnya besaran subsidi. Bahkan berubah dari sebelumnya. Pada 2012, KUR itu skemanya cuma berupa imbal jasa penjaminan. Bukan subsidi,” terangnya.

Berita Terkait
Komentar
Terkini
Bola

MU Hampir Menang lawan Liverpool

Terkini.id, Jakarta - Liverpool tidak goyah di puncak klasemen Liga Inggris. Dapat tambahan satu poin dari hasil pertandingan imbang melawan MU di Old Trafford.Dalam