Begini cara HMJ Pendidikan Sejarah selesaikan masalah, ini aksinya

HMJ Pendidikan Sejarah Universitas Negeri Makassar akan helat training advokasi

Terkini.id, Makassar – Kampus merupakan salah satu bentuk dari miniatur negara, dimana segala bentuk dinamika, baik mahasiswa maupun kondisi kampus bisa dialami.

Kampus tempat dimana mahasiswa mengenyam dan menimba ilmu tak semerta merta baik begitu saja. Selalu ada masalah yang terjadi dan di rasakan mahasiswa.

Advokasi merupakan salah satu cara dalam menyelesaikan suatu masalah. Entah melalui cara letigasi maupun non letigasi.

Melihat kondisi kampus universitas negeri makassar  terkhusus fakultas ilmu sosial, HMJ Pend. Sejarah FIS UNM Periode 2017-2018 akan kembali menggelar kegiatan Training Advokasi (Travo). Kegiatan yang rutin dilaksanakan di tiap periode kepengurusan HMJ Pend. Sejarah.

Kegiatan training advokasi kali ini akan mengangkat tema “Memecahkan Masalah dengan Advokasi” dan akan dilaksanakan di Benteng Somba Opu, tepatnya di rumah adat Pare-pare, pada tanggal 4-6 Mei 2018.

Menarik untuk Anda:

Ketua Panitia pelaksana Travo, Rahmat Azhari mengungkapkan bahwa kegiatan ini akan lebih dikhususkan kepada mahasiswa Jurusan Pendidikan Sejarah angkatan 2017, namun tetap memberikan kesempatan kepada mahasiswa angkatan lain untuk ikut berpartisipasi.

“Kegiatan ini diprioritaskan untuk angkatan 2017, namun angkatan lain yang belum pernah mengikuti kegiatan Travo juga bisa ikut terlibat,” ungkap Rahmat.

Ketua Bidang Komunikasi dan Advokasi HMJ Pend. Sejarah FIS UNM Periode 2017-2018, Rahmatul Yushar mengatakan bahwa kegiatan Travo lebih mengarah kepada bagaimana mahasiswa mampu menyelesaikan masalah dalah sendi kehidupan, baik di kampus maupun di masyarakat.

“Travo ini di maksudkan agar Mahasiswa yang mengikuti Kegiatan Travo ini mampu memahami dan menerapkan Advokasi dalam kesehariannya terutama masalah yang berada di dalam kampus khususnya dan masalah yang ada di masyarakat pada umumnya,” ucapnya.

Demisioner Ketua Umum HMJ Pend. Sejarah Periode 2015-2016, Wahyudi Ishak berharap dengan kegiatan ini akan lahir generasi penerus yang bisa mengplikasikan teori Advokasi secara nyata dalam kehidupan.

“Kegiatan ini mampu melahirkan kader-kader yang paham advokasi tidak hanya teoritik juga  mampu mengaktualisasinya dalam bentuk aksi nyata,” pungkasnya.

Citizen Report : Dody Doyigo Rahmatda (Sekretaris Umum HMJ Pend. Sejarah FIS UNM)

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Pembentukan Jurusan Teknik Informatika dan Komputer UNM Tuai Polemik di Kalangan Mahasiswa

PWMP dan YESS Merupakan Sebuah Kesemptan Besar bagi Generasi Muda Pertanian

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar