Begini cara jabat tangan dan kontak mata untuk tingkatkan bisnis Anda

jabat tangan
Begini cara jabat tangan dan kontak mata untuk tingkatkan bisnis Anda. (foto/quora.com)

Terkini.id – Pernahkah Anda melihat cara Anda berjabat tangan dengan orang lain? Jika Anda belum pernah latihan sebelumnya, kemungkinan besar cara berjabat tangan Anda lemah dan memberikan kesan yang kurang maksimal kepada lawan bicara.

Belum lagi Anda kemungkinan bisa menerima dampak terburuknya, yaitu keadaan canggung. Jika terus dibiarkan, segala macam kesempatan yang datang ke hidup Anda bisa saja terbang melayang ke orang lain, contohnya saja seperti saat Anda melamar kerja atau saat bertemu dengan ayahanda kekasih Anda.

Jadi, bagaimana cara berjabat tangan dengan baik dan benar? Berikut tahap-tahapnya versi situs The Spruce.

1. Menyodorkan tangan

Kebanyakan orang sudah tahu tahap ini, namun tidak sedikit juga yang ragu memberikan tangannya ke orang lain. Intinya berada di perbedaan tingkat kehormatan saat hendak berjabat tangan, jika Anda lebih rendah, maka Anda yang harus terlebih dahulu menyodorkan tangan, dan sebaliknya jika Anda yang lebih tinggi.

Kalau Anda malu-malu, bisa saja lawan bicara Anda menilai Anda salah sehingga habis sudah kesempatan emas Anda.

Baca :Permintaan naik, VB Molten Cheese tambah oultet di Makassar. Ini lokasinya

2. Berdiri dan tatap wajahnya

Jangan menyalami seseorang sambil duduk, hargailah orang lain dengan berdiri sehingga Anda berada di level yang sama dengannya. Tidak hanya itu, tataplah matanya dan tersenyumlah.

Inilah kesalahan kebanyakan orang yang sering menatap tangan orang lain serta tidak tersenyum kepada orang itu secara langsung, bahkan ada orang-orang yang tidak tersenyum sama sekali, hal ini bisa memberi kesan yang buruk terhadap citra Anda.

Menurut situs Art of Manliness, tatapan langsung ke mata dapat menyebabkan efek psikologis dan fisik berupa peningkatan kecepatan jantung, banyak keringat, dan pernapasan. Akibatnya, Anda bisa membuat koneksi yang kuat dengan lawan bicara Anda.

jabat tangan
Ilustrasi. (foto/artofmanliness.com)

3. Sampaikan salam

Jika tangan Anda basah, lap terlebih dahulu tangan lembab Anda dengan celana Anda. Sertai salam dengan menyebutkan namanya, seperti “Senang bertemu dengan Anda, Ms. Jones.” Jika Anda punya lebih banyak pujian kepadanya, pastikan Anda menyampaikannya sekarang tapi jangan sampai berlebihan.

4. Ingat namanya

Mengingat nama lawan bicara akan membuat pesona tersendiri kepada Anda karena Anda ternyata peduli kepada orang tersebut. Guna menghafal nama lawan bicara, pastikan Anda menyebut namanya saat jabat tangan pertama, bagian awal percakapan, dan saat berpisah.

Baca :Deal sebenarnya dengan kartu MisterDEALS

Kesalahan yang kadang terjadi jika lawan bicara sudah mengatakan namanya dan Anda hanya mengucapkan namanya sekali saja, kemudian Anda lupa, hal ini bisa membahayakan impresi Anda.

5. Berjabat tangan dengan tegas dan tepat

Jabatlah tangan seseorang dengan tegas namun tidak terlalu keras sehingga membuat orang lain kesakitan. Jangan juga menjabat tangan dengan loyo karena bisa menandakan bahwa Anda lemah.

Salami selama setidaknya dua hingga lima detik, ikuti gerak-gerik orang tersebut apalagi jika ia adalah atasan Anda. Jika telah melewati batas maksimal, perlahan tarik tangan Anda dengan tetap tersenyum, tatap matanya, dan pertahankan interaksi yang positif.

Gerakan tangan Anda berdua seharusnya naik-turun, bukan menyamping atau saling tarik-menarik. Selain itu, jika Anda berada di kondisi yang formal, pastikan tangan kiri Anda tidak melewati batas pribadi orang lain, seperti menyentuh bahunya, karena gerakan ini bisa tidak menghormati orang lain.

jabat tangan
Ilustrasi. (foto/news. efinancialcareers.com)

6. Setelah berjabat tangan

Biasanya Anda akan melanjutkannya dengan pembicaraan yang singkat maupun panjang. Dalam momen seperti ini, kontak mata masih harus berlanjut. Berikut adalah beberapa tips bonus mengenai cara menatap mata seseorang:

Baca :Begini cara mudah menjadi “bos” bagi diri sendiri

Jika orang tersebut terus menghindari kontak mata setelah Anda mencoba membangun hubungan antar mata sebanyak dua kali, sebaiknya tidak usah dilanjutkan.

Fokus kepada salah satu kedua matanya, jangan pada keduanya jika Anda tidak mau terlihat seperti orang aneh. Kalau merasa canggung menatap matanya, coba tatap batang hidungnya sebagai gantinya.

Jangan menatap lawan bicara secara terus menerus, carilah pola dan ritme tertentu guna menghindari situasi canggung. Adalah baik jika Anda sekali-sekali melihat ke arah lain saat sedang berpikir atau mengingat sesuatu, pastikan saja Anda terlihat natural.

Itulah beberapa tips berjabat tangan yang harus dikuasai setiap orang guna memberi kesan serta penghargaan tersendiri bagi lawan bicara. Dan ingat, menghormati seseorang adalah awal dari peluang terbesar Anda!