Begini Cara Makassar Bantu Palu Bangkit di F8  

Gempa bumi
Puing-puing bencana alam di Balaroa Sulawesi Tengah. (foto : terkini.id/Echa Panrita Lopi)

Terkini.id, Makassar – Perhelatan Makassar Eight Festival and Forum (F8) yang bakal berlangsung pada 10 hingga 14 Oktober 2018 mendatang. Dalam acara ini, pemerintah kota Makassar memberikan kepedulian khusus untuk korban Sulawesi Tengah dengan cara membuka donasi selama acara berlangsung.

Walikota Makassar, Danny Pomanto dalam sambutannya mengatakan duka masyarakat Palu, Donggala dan Sigi, Sulawesi Tengah yang tertimpa bencana gempa bumi dan tsunami tentu menjadi duka kita semua.

Salah satu Promo F8 masih berdiri kokoh di tengah kota Palu/ Ft : Echa Panrita Lopi

“Mari kita bantu saudara saudari kita di Palu untuk tidak larut dengan kedukaan,”ujar Danny

Dikatakan Danny, persoalan saat ini adalah bagaimana yang hidup ini bisa dibantu, dimana begitu banyak anak anak yatim piatu yang sudah mendekati sekitar 100 orang, begitu banyak orang orang tua yang tidak terurusi lagi oleh keluarganya, begitu banyak ibu ibu menjadi janda karena suaminya meninggal saat gempa bumi dan tsunami.

“Maka di event F8 kali ini, kami menambah tema yakni dari Makassar Mari Bantu Palu Bangkit,”ujar Danny.

Baca juga:

Lanjut Danny menjelaskan ada banyak cara untuk membantu Palu Bangkit salah satunya adalah pemerintah kota Makassar akan menggalang donasi atau dana, jadi kita tidak terima kalau dalam bentuk barang. Hal ini dilakukan untuk membantu mereka yang mengungsi di kota Makassar.

Balaroa Sulawesi Tengah

“Jadi kita akan bantu mereka untuk mendapatkan beasiswa dan untuk mencapai impian mereka,”ujarnya.

Disebutkan pula jika pada pembukaan Makassar Eight Festival and Forum (F8) pada Kamis 10 Oktober 2018 pemerintah kota Makassar akan mengundang 60 orang perwakilan pengungsi korban gempa dan tsunami.

“Kami akan mengundang mereka pada saat pembukaan Makassar Eight Festival and Forum (F8) nanti. Itu sebagai bentuk solidaritas Makassar untuk Palu Sulawesi Tengah,”jelas orang nomor satu di kota berjuluk Anging Mammiri ini.

Komentar

Rekomendasi

Dukung Pengembangan Objek Wisata Mangrove Lantebung, Yusran: Kita Ajak Dunia Perbankan

Fachrul Razi: New Normal, Rumah Ibadah Wajib Kantongi Surat Bebas Covid-19

Hanya Andalkan Satu Tangan, Kakek Penjual Balon Ini Tetap Semangat Mengais Rejeki

Wah Kabar Baik, Pasien Sembuh Covid-19 Tembus Angka Tujuh Ribuan

Berikut Surat Edaran Kemenag Soal Aturan Kegiatan di Rumah Ibadah Jelang New Normal

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar