Begini Cara Pegawai PDAM Makassar Bisa Kurban 21 Ekor Sapi

Direktur Umum PDAM Makassar Asdar Ali menyembelih hewan kurbannya, Rabu 22 Agustus 2018

Terkini.id, Makassar – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Makassar menyembelih 21 ekor sapi untuk kurban.

“Kurban sebagai salah satu bentuk ketaqwaan kepada Allah SWT. Sekaligus memupuk jiwa kebersamaan. Berbagi dengan sesama saudara yang kurang mampu,” kata Ayyub Absro, Panitia Pelaksana Kurban PDAM Makassar, Kamis 23 Agustus 2018.

Ayyub mengatakan, sapi kurban adalah hasil keringat Pegawai PDAM Kota Makassar. “Mulai direksi sampai staf berkurban,” katanya.

Jumlah kurban tahun ini jauh melebihi dari jumlah tahun lalu. Sebelumnya hanya 11 ekor sapi dan 2 ekor kambing.

Direktur Umum PDAM Makassar Asdar Ali yang ditemui dilokasi terlihat menyembelih langsung hewan kurbannya. “Ini salah satu bentuk kesyukuran kita kepada Allah SWT. Seraya berharap tahun depan bisa bertambah lagi dan ini juga sesuai dengan himbauan Direktur Utama agar Pegawai PDAM Kota Makassar dapat bersama-sama berkurban,” kata Asdar.

Muh. Saleh Koordinator Seksi Kerohanian PDAM Makassar menjelaskan, pelaksanaan kurban oleh seluruh Pegawai PDAM Kota Makassar sendiri sudah berlangsung beberapa tahun. Pegawai tidak merasa berat karena pembayarannya diangsur tiap bulan.

“Pegawai sendiri yang mendaftar di Seksi Kerohanian,” kata Saleh.

Setiap selesai Bulan Ramadan, pegawai PDAM Makassar mulai mendaftar kurban.

Komentar

Rekomendasi

Kasubag Zulkiflie Meninggal Diduga Corona,  Pemkot Bakal Lakukan Rapid Tes Pegawai

Bantuan Terus Berdatangan di Posko Induk Covid-19 Makassar

Kabar Duka, Satu Pegawai Pemkot Makassar Meninggal Dunia Usai PDP Corona

Dekan FTI UMI Minta Pemkot Berdayakan Pelaku UMKM Produksi Masker

Lawan Corona, PMI Semprot Disinfektan Ribuan Lokasi di Makassar

PMI Makassar: Kerja Gugus Tugas Covid-19 Tak Ada Artinya Jika Warga Tetap Keluar Rumah

Dampak Covid-19, Dispar Makassar Perpanjang Penutupan Sementara Industri Pariwisata

PMI: Stok Darah di Makassar Hanya Cukup 7-8 Hari

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar