Begini Cara Pemuda dan Dispar Bulukumba Peringati Hari Pariwisata Dunia

Begini Cara Pemuda dan Dispar Bulukumba Peringati Hari Pariwisata Dunia

Terkini.id, Bulukumba – Peringatan Hari Pariwisata Dunia (World Tourism Day) pada Kamis, 27 September 2018 diperingati puluhan pemuda dari berbagai lintas sektor bekerjasasama dengan Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Bulukumba dengan menggelar aksi tanam pohon di pesisir Pantai Bara Bulukumba.

Aksi ini dilakukan sebagai langkah awal untuk mengajak masyarakat ikut mendukung gerakan penghijauan di daerah pantai. Sedikitnya ada 79 pohon kelapa disebar di sepanjang kurang lebih 200 meter di pesisir Pantai Bara.

Kepala Bidang Sumber Daya Manusia Dispar Bulukumba, Andi Ayu Cahyani, mengatakan, kegiatan ini sebagai bentuk kampanye mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut menggalakkan penanaman pohon guna menciptakan lingkungan yang hijau dan asri.

“Semua yang terlibat obyek wisata ini mempunyai kesadaran untuk menjaga eksistensi alam, olehnya itu kita butuh sinergitas dengan baik,” tutunya.

Andi Ayu juga berharap nantinya masyarakat bisa lebih sadar untuk menjaga apa yang sudah ditanam di pesisir pantai, bahkan dirinya akan  berupaya untuk membuat payung hukum seperti Peraturan Bupati (Perbup) agar apa yang sudah dirintis di kawasan wisata, baik Pantai Bira dan Pantai Bara, bisa terus dijaga dan dirawat masyarakat.

Diharapkan dengan banyaknya pohon, kawasan Pantai akan lebih rindang lagi sehingga pengunjung akan lebih tertarik untuk datang dan menikmati keindahan pantai tanpa harus merasa gerah.

“Bila pantainya rindang, pengunjung yang datang juga akan betah dan nyaman bermain di pantai,” ujarnya lagi.

Sementara itu, Zulkarnain dari Lembaga Rumah Belajar Bersama mengapresiasi kegiatan Dispar ini, Menurutnya kegiatan ini selain meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingngnya menjaga lingkungan dengan menanam pohon, juga keberadaan pohon di kawasan pantai memang sudah sangat kritis sehingga hawa panasnya membakar kulit.

“Saya berharap kegiatan begini bisa terus berlanjut, karena tentu saja manfaatnya bukan hanya sekedar penghijaun tapi lebih daripada itu, menjaga alam tetap asri dan eksistensinya tetap terjaga. Satu hal bahwa kami mencintai Bumi,” tutur pria lajang ini.

Berita Terkait