Begini Cerita Korban Selamat Soal Tenggelamnya KLM Wahyu Ilahi di NTT

Acara penyambutan korban tenggelamnya Kapal Layar Motor (KLM) Wahyu Ilahi 02 GT 66 di ruang Kala'birang rumah jabatan Bupati Jeneponto

Terkini.id,Jeneponto – 21 korban tenggelamnya Kapal Layar Motor (KLM) Wahyu Ilahi 02 GT 66 di perairan laut Flores tiba di Kabupaten Jeneponto, Rabu, 5 September 2018 kemarin di rumah Jabatan Bupati Kabupaten Jeneponto.

Ke 21 korban KLM Wahyu Ilahi 02 GT 66  yang diselamatkan oleh KM Sejahtera 04 itu transit di Pelabuhan Probolinggo dan berada di asrama  Kesyahbandaran Dan Otoritas Pelabuhan Kelas IV Probolinggo Jalan Tanjung Tembaga Timur, Mayangan, Kota Probolinggo, Jawa Timur, sejak, Minggu, 2 September 2018 lalu.

Menurut salah seorang korban selamat, Suardi yang merupakan nahkoda kapal, kejadian tenggelamnya KLM Wahyu Ilahi 02 GT 66 berawal adanya muatan kapal berupa ternak sapi yang lepas.

“Saat ada sapi yang lepas kapal saya berhentikan dan  mengejar sapi tersebut, tidak lama kemudian tiba – tiba muncul cahaya api dari bagian kamar mesin, tidak lama terjadi ledakan yang mengakibatkan kapal terbakar,” kata Suardi

Diduga KLM Wahyu Ilahi 02 GT 66 terbakar karena percikan, pada saat terbakar nahkoda dan awak kapal berusaha memadamkan api dengan menyiramkan air, namun api semakin membesar dan membakar seluruh bagian badan kapal kemudian tenggelam.

“Pada saat Kapal Layar Motor (KLM) Wahyu Ilahi terbakar dan tenggelam para penumpang menyelamatkan diri, ada yang  mengambil buah kelapa yang terisi dalam karung kemudian melompat dan berenang,  sekitar kurang lebih 1 jam berenang dan terapung di laut tiba – tiba datang Kapal Layar Motor ( KLM ) Sejahtera dan menolong kami semua,” tuturnya.

Korban disambut dan diterima langsung oleh Bupati Jeneponto Iksan Iskandar bersama Kapolres Jeneponto AKBP Hery Susanto, Dandim 1425 Jeneponto Letkol Arh Sigiri, Kejari Jeneponto RAMADIYAGUS, sejumlah Pimpinan OPD Pemda  Jeneponto dan Keluarga Korban.

Dimana Kapal Layar Motor (KLM) Wahyu Ilahi 02 GT 66 terbakar dan tenggelam saat berlayar dari Pelabuhan Marapokot, Kabupaten  Embai, Provinsi Nusa Tenggara Timur,  menuju Pelabuhan Bungeng , Desa Bungeng Kecamatan Batang Kabupaten Jeneponto.

Berita Terkait
Komentar
Terkini