Begini Ketatnya Pengamanan Pertemuan Kim Jong Un dan Donald Trump

pertemuan kim jong un-donald trump
Intip Ketatnya Pengamanan Pertemuan Kim Jong Un dan Donald Trump. (foto/Facebook @singaporepoliceforce)

Terkini.id – Pertemuan bersejarah antara Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un dan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump akan berlangsung di Singapura pada Selasa, 16 Juni 2018, di Hotel Capella, Singapura.

Negara ini menjadi tuan rumah momen bersejarah yang mempertemukan kedua pemimpin negara tersebut. Seperti diketahui bersama, Korea Utara dan AS merupakan dua negara yang banyak diperbincangkan masyarakat dunia.

Kedua pemimpin negara itu, Kim Jong Un dan Donald Trump, pada pertemuan ini akan membahas kemungkinan denuklirisasi di Korea Utara.

Sebagai tuan rumah, Singapura menerjunkan pasukan khusus yang bersenjatakan senapan serbu dan pisau khukris. Pasukan ini adalah pasukan elit Singapura, Gurkha, yang diturunkan khusus untuk mengamankan jalannya pertemuan.

Untuk pengawalan terhadap pertemuan bersejarah ini, Pasukan Gurkha bekerja sama dengan beberapa pasukan keamanan lainnya seperti kepolisian elit Singapura.

Sejak Kim Jong Un mendarat di Bandara International Changi, Singapura, pada hari Minggu, 10 Juni 2018, keamanan ketat sudah terlihat. Tak hanya di Bandara, di sekitar Hotel St Regis, tempat Kim Jong Un menginap, juga terlihat dipenuhi oleh pasukan pengamanan.

Dilansir dari akun Facebook @singaporepoliceforce, berikut 6 potret suasana pengamanan pertemuan Kim Jong Un dan Donald Trump di Singapura.

1. Semua tempat di Singapura, tak terkecuali Pusat Perbelanjaan dijaga ketat Pasukan Pengamanan.

pertemuan kim jong un-donald trump

2. Pos pengamanan dengan petugas bersenjata lengkap ada di tiap sudut Singapura.

pertemuan kim jong un-donald trump

3. Tak hanya di darat saja, wilayah perairan juga tak luput dari pengamanan.

pertemuan kim jong un-donald trump

4. Setiap warga yang hendak melintas harus diperiksa.

pertemuan kim jong un-donald trump

5. Pasukan Khusus, Gurkha, dengan senjata lengkap terlihat berpatroli di sepanjang jalan di Singapura.

pertemuan kim jong un-donald trump

6. Patroli Pasukan Pengamanan yang ditugaskan khusus mengamankan pertemuan Kim Jong Un dan Donald Trump.

pertemuan kim jong un-donald trump

Berita Terkait
Komentar
Terkini
Opini

Tanda-tanda Resesi

17 Agustus tahun ini.Tiga hari sebelumnya.Jam 6 pagi waktu New York.Itulah hari pertama kurva terbalik: yield bond jangka panjang lebih rendah dari yield bond
Opini

74 Tahun Indonesia, Merdeka dalam Penindasan

TANGGAL 17 Agustus 2019, bangsa Indonesia dari Sabang sampai Marauke memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-74 tahun.Berbagai macam bentuk kegiatanpun dilakukan dalam rangka
Opini

Memaknai Kemerdekaan Bukan Sekedar Simbolik

TUJUH belas Agustus merupakan momentum bersejarah sepanjang rentetan peristiwa, yang turut menghiasi dalam konsep Indonesia.Euforia kemerdekaan menggema dari berbagai penjuru mendengar teks proklamasi di
Opini

Aktivis Repotlusioner

SEJARAH gerakan mahasiswa secara heroik menggambarkan kecerdasan dan militansi perjuangan mahasiswa dalam menciptakan gerakan massa dengan tujuan memperbaiki kebobrokan tatanan yang ada di Indonesia.Bagi
Opini

Mengapa Pemadaman Listrik Begitu Lama?

DI mana-mana terjadi mati listrik. Di Amerika, Eropa apalagi Indonesia. Penyebabnya yang berbeda.Persoalannya: Seberapa sering.Seberapa luas.Seberapa lama.Ada kalanya sering mati lampu. Itu karena produksi
Opini

Mensegerakan Revisi PP No. 44 Tahun 2015

KEHADIRAN program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan yang dikelola oleh BPJS Ketenagakerjaan terus memberikan manfaat bagi pekerja kita. Khusus untuk Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan
Opini

Aspal Buton sebagai Aspal Berongga

Buku hasil adaptasi dari disertasi penulis  yang diselesaikan pada program studi Teknik Sipil Universitas Hasanuddin pada tahun 2018 lalu.Buku ini menganalisis pengaruh penambahan bahan
Opini

Titanium Megawati

"Tulis dong soal pidato Bu Mega di Bali"."Tidak mau"."Menarik lho pak. Apalagi kalau DI's Way yang menulis"."Politik. Sensitif," balas saya."Soal Sengon 1 Triliun itu
Opini

Cara BUMN Tiongkok Berkembang

PADA tahun 2015, pemerintah China melakukan reformasi radikal terhadap BUMN. Dari total 117 BUMN, disusutkan menjadi 98 BUMN saja. Dampaknya bukan hanya pengurangan jumlah BUMN