Begini Kisah Eka Mahendra Putra jadi Wisudawan Terbaik Unismuh

Terkini.id, Makassar — Perjalanan hidup sepenuhnya memberi hikmah kepada umat manusia, karena itu menjadi ketetapan-Nya.

Seperti kisah perjalan hidup wisudawan terbaik pada wisudah ke-76 Universitas Muhammadiyah Makassar ini.

Siapa sangka, dengan berbagai lika-liku kehidupannya yang tidak seberuntung kebanyakan orang membuatnya termotivasi terus untuk belajar dan menyelesaikan studinya di salah satu perguruan tinggi terbaik dan terkemuka di Kota Makassar.

Baca Juga: LPSK Ungkap Istri Ferdy Sambo Alami Masalah Kesehatan Jiwa, Pengacara...

Ia adalah Eka Mahendra Putra. Ketika masih kelas dua SD, kedua orang tuanya harus pisah. Bapaknya, tetap berada di Sulsel, namun ibunya pindah ke Sulawesi Tenggara.

“Ketika Saya masih kecil, kedua orang tua Saya pisah. Jarak antara ibu dan bapak cukup jauh, beda provinsi. Bapak di Sulsel jadi Saya tinggal dengan bapak,” kata Mahendra

Baca Juga: Soal PC Jadi Tersangka, Pengamat: Berani Apa Tidak Penyidik di...

Setalah beberapa tahun bersama sang Ayah, Ia pindah tinggal bersama ibunya. Karena kondisi ekonomi ibunya, membuatnya harus berpindah dari kabupaten ke kabupaten untuk mencari pekerjaan.

“Saya ikut ke Ibu setelah beberap tahun (bersama bapak), keliling-keliling Kota. Karena begitu, Ibu tidak punya pekerjaan tetap, karena bapak juga belum punya pekerjaan itu waktu,” terangnya dengan penuh haru.

Setelah menyelesaikan pendidikan SMP di Pangkajene Sidrap, Ia memilih SMA di Parepare, lantaran di sekitar tempat tinggalnya anak-anak telah terkontaminasi dengan kenakalan remaja banyak yang mengomsumsi obat-obat terlarang dan mengomsumsi narkoba. Di SMA Ia sangat aktif ikut banyak organisasi internal sekolah dan kegiatan-kegiatan siswa.

Baca Juga: Soal PC Jadi Tersangka, Pengamat: Berani Apa Tidak Penyidik di...

Keadaan finansial yang serba terbatas dan ibu dan bapak yang pisah sejak kecil tidak menjadikannya surut semangat dalam belajar. Justru itu menjadi pemicu semangat belajarnya. Ia selalu bersemangat belajar dalam kondisi apapun. Ia mengaku, lebih banyak belajar sendiri atau otodidak. Memaksimalkan potensi yang Ia miliki.

Ia sangat bersyukur, walaupun kedua orang tuanya telah berpisah keduanya tetap membangun komunikasi yang baik, dan juga tetap menudukungnya melanjutkan pendidikan.

“Alhamdulillah Saya sangat bersyukur kedua orang tua Saya masih membangun komunikasi dengan baik walaupun telah pisah, dan tetap mendukung kelanjutan pendidikan Saya,” paparnya.

Masuk Ma’had Albirr

Minatnya belajar Agama sejak masih SMA, membuat Ia sangat tertarik belajar Bahasa Arab. Ia mendaftar di Ma’had Albirr dan Pendidikan Bahasa Arab Unismuh Makassar.

Hal yang membuatnya terus belajar Bahasa Arab ialah kecemburuannya dengan teman-temannya yang sudah bisa berbahasa Arab.

“Saya sebenarnya cemburu melihat teman-teman di asrama bisa Bahasa Arab. Sementara Saya, tidak masuk asrama,” katanya.

“Agar Saya tetap bisa berbahasa walaupun tinggal di kosan, Saya biasa bicara sendiri dengan benda-benda dihadapan Saya,” jelasnya.

Dengan kesungguhanya itu, tidak heran jika dirinya dinobatkan sebagai wisudawan terbaik Unismuh Makassar pada wisuda ke-76 dengan IPK 3,95

Ketika mengetahui dirinya, dinobatkan sebagai wisudawan terbaik, Ia tidak langsung memberitahukannya kepada kedua orang tuanya.

“Saya ingin memberikan surpraise kepada orang tua,” pengakuannya saat diwawancarai.

Tips Belajar Ala Eka Mahendra Putra

Menerapkan 3 M:

1. M: Manajemen Waktu (Belajar dan organisasi)

2. M: Membaca banyak hal

3. Murajaah:

 

Data Diri:

Nama: Eka Mahendra Putra

Tempat tanggal lahir: Sidrap, 09 Oktober 1999

Riawayat Pendidikan:

SD: SDN. 17 Maritengae (2001)

SMP: MTs. Negeri Pangkajene (2014)

SMA: MAN 2 Parepare (2017)

Pengalaman Organisasi:

HMJ: Ketua Bidang Organisasi HMJ Pendidikan Bahasa Arab (2019-2020)

BEM: Anggota Bidang Organisasi BEM FAI Unismuh (2020-2021)

IMM:

– Sekretaris Umum Pikom IMM Ma’had AlBirr (2018-2019) & (2019-2020)

Korkom IMM Unismuh (2021-2022)

 

 

Bagikan