Begini pertolongan pertama terluka bakar atau tersiram air panas

Begini pertolongan pertama ketika alami luka bakar. Foto : Ist

Terkini.id, – Kejadian ketika alami terluka bakar atau tersiram air panas biasanya cara mengobatinya kebanyakan orang menggunakan odol atau pasta gigi. Kebiasaan mengobati luka bakar dengan cara seperti itu telah turun temurun diajari dari orang tua terdahulu. Ternyata pengobatan dengan menggunakan odol atau pasta gigi bukanlah cara yang baik dan benar, malah justru membuat luka bakar makin parah dan melepuh.

Hindari menggunakan pasta gigi atau odol. Foto : Ist

Mungkin karena kulit yang terkena luka bakar reaksi yang ditimbulkan adalah kulit terasa panas dan melepuh dan kebanyakan orang mencari bahan dingin yang bisa berfungsi meredam rasa panas yang dialami kulit terbakar dan pasta gigi salah satu bahan yang dianggap memberikan sensasi dingin. Jika bukan odol biasanya kebanyakan orang menggunakan minyak atau malah margarin untuk mengobatinya.

Menurut dr Vera Ikasari, SpBP seorang dokter spesialis bedah plastic dari RSU Bunda, pertolongan pertama ketika seseorang mengalami luka bakar atau tersiram air panas sebaiknya diberi air es atau mengguyuri tangan atau bagian tubuh yang terluka bakar dengan air yang mengalir.

Pertolongan pertama adalah guyuri kulit yang terluka bakar atau tersiram air panas dengan air es atau air yang mengalir

Mengguyuri kulit yang terbakar dengan air mengalir atau air es, tujuannya supaya bisa menghentikan panas yang mengalir dalam tubuh supaya panas tidak masuk dan menjalar ke jaringan yang lebih dalam, sehingga luka bakarnya tidak semakin parah.
Ketika seseorang mengalami luka bakar atau tersiram air panas maka proses luka bakar belum selesai, prosesnya kulit akan melepuh dan jika dibiarkan maka kulit yang melepuh akan semakin lebar dan meluas karena proses luka bakarnya terus terjadi.

Jika pada saat itu juga diguyuri air es atau air yang mengalir akan menghentikan panas dan proses luka bakarnya akan berhenti sehingga tidak semakin parah. Sebaliknya jika menggunakan bahan yang biasanya digunakan selama ini seperti pasta gigi, hasilnya memang membuat kulit terasa dingin dan memberikan sensasi nyaman sementara, tetapi kandungan zat kimia di dalam pasta gigi seperti pemutih dan pewarna akan memperparah luka dan memicu timbulnya infeksi pada kulit.

Selain itu mengolesi pasta gigi atau mentega pada luka bakar juga bisa menutupi kulit dan menghambat cairan yang akan keluar dari dalam tubuh sehingga proses penyembuhan terhalangi.

Jadi, jika mengalami luka bakar atau tersiram air panas, sebaiknya hindari menggunakan pasta gigi atau odol dan bahan lain untuk pengobatannya, gunakan saja guyuran air es atau air mengalir selama lebih dari 30 menit untuk meredam panas yang mengalir di dalam kulit.

Berita Terkait
Direkomendasikan
Komentar
Terkini
Akomodasi

Menginap di Hotel Ini Dapat Barbeque Gratis

Terkini.id,Makassar - Harper Perintis by Aston Makassar kembali memberikan penawaran menarik dengan meluncurkan “Weekend Fun Package”. Program promo ini, masyarakat bisa menginap dan menikmati
Travel

PHRI Sulsel Dukung Pariwisata Halal di Toraja

Terkini.id, Makassar - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sulawesi Selatan (Sulsel) mendukung upaya Pemerintah Provinsi Sulsel menciptakan kawasan wisata halal di beberapa destinasi