Begini sanksi adat untuk pemuda yang injak tengkorak leluhur Toraja

Terkini.id, Toraja – Tiga wisatawan di Objek Wisata Ke’te’ Kesu’ Kabupaten Toraja Utara, yang sempat viral beberapa hari lalu di media sosial karena ulahnya, akhirnya meminta maaf.

Karena ulahnya yang dianggap melanggar hukum adat Toraja.

Pelaku berpose di dalam objek wisata dengan sengaja menginjak tengkorak hingga akhirnya menjadi viral di jagad maya.

Bukan hanya itu foto-foto mereka juga tersebar di media sosial dengan pose mempermainkan tulang belulang milik leluhur orang Toraja sebagai gitar.

Ketiga pelaku meminta maaf secara langsung di makam leluhur Toraja, dimana tempat para pelaku berpose.

Pelaku kembali ke objek wisata Toraja tersebut Senin 26 Maret 2018 setelah dijemput oleh aparat kepolisian Tanah Toraja di Mapolsek Panakukang Makassar.

Tiba di Toraja ketiga pelaku langsung mendapat hukuman adat Toraja. Ketiga pelaku membawa sesajian berupa daun siri melakukan ritual memohon maaf sesuai hukum adat Toraja.

Ketua Yayasan Tongkonan, Ambe’ Layuk Sarung Allo mengatakan, setelah meminta maaf di makam leluhur, ketiga pelaku juga dikenakan sanksi hukuman adat Toraja berupa pemotongan hewan kurban.

Mereka mendapat hukuman adat dengan menyambelih hewan kurban sesuai hukum adat Toraja. Pemotongan sendiri dilanjutkan besok Selasa, 27 Maret 2018 yang akan disaksikan oleh pemangku adat setempat.

“Hukum adat Toraja ini, masih akan dilanjutkan besok. Setelah melakukan permohonan maaf secara langsung tadi di makam. Ritual dilanjutkan besok dengan proses pemotongan hewan kurban,” kata Ambe’ Layuk Sarung Allo kepada wartawan.

Besok, ritual hukuman pemotongan hewan untuk ketiga pelaku akan disaksikan oleh pemangku adat setempat dan disaksikan keluarga besar Tongkonan Ke’te’ Kesu’ Kabupaten Toraja

Berita Terkait
Love
Haha
Wow
Sad
Angry
[tdcn-comments title="Komentar" post_id="76246" get="20" border="true" auto_load="true" order="ASC"]
Terkini