Bekraf kembali sambangi Makassar sosialisasikan FSI 2018

Direktur Akses Non Perbankan Bekraf, Syaifullah memberikan penjelasan kepada seluruh peserta sosialisasi.

Terkini.id, Makassar – Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) kembali menyelenggarakan Food Startup Indonesia (FSI) 2018 dengan menyambangi 10 Kota di Tanah Air. Hal ini dilakukan FSI untuk meningkatkan subsektor kuliner dengan menghubungkan perusahaan rintisan (startup) kuliner kepada ekosistem kuliner terpadu serta meningkatkan akses permodalan non perbankan.

Kota Makassar menjadi kota ketiga penyelenggaraan sosialisasi Food Startup Indonesia (FSI) 2018 dan berlangsung di hotel Aryaduta Makassar, Jumat 23 Februari 2018.

Direktur Akses Non Perbankan Bekraf, Syaifullah dalam sambutannya mengatakan tahun ini, Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) juga meluncurkan platform www.foodstartupindonesia.com yang bukan hanya berfungsi sebagai pendaftaran online demoday FSI 2018, tetapi juga platform ekosistem subsektor kuliner jaringan Bekraf, termasuk data pengusaha rintisan (startup) kuliner, mentor, dan investor.

“Para startup kuliner Indonesia yang ingin berpartisipasi pada FSI 2018 bisa mendaftar secara online melalui platform ini di www.foodstartupindonesia.com yang dibuka hingga 26 Juni 2018”, papar Syaifullah.

Dilanjutkan Syaifullah menjelaskan pada tahun 2016 dan 2017, Bekraf sukses menggelar FSI dan mendapatkan top three FSI dari 150 startup kuliner yang mengikuti demoday FSI di Yogyakarta, Bali, dan Bandung.

Menarik untuk Anda:

Persyaratan mendaftar FSI 2018 yaitu usaha kuliner telah berusia satu hingga tiga tahun, memiliki kebutuhan pendanaan tahap awal maupun berkembang, memiliki inovasi, berbasis teknologi, dan memiliki dampak sosial.

“Tahun ini, demoday digelar di Surabaya dengan rangkaian acara expo pada 27 dan  29 Juli 2018, mentoring (30 dan 31 Juli), serta pitching (1 Agustus). Pendaftaran demoday berakhir 26 Juni 2018.

“100 startup lolos kurasi berkesempatan memperlihatkan produk ke masyarakat pada expo, meningkatkan kapasitas sekaligus scale up dengan arahan mentor yang merupakan ahli kuliner Indonesia saat mentoring, serta menarik minat investor melalui pitching. Mereka akan mempresentasikan produknya, kemudian diberikan saran terkait bisnis model, produk, dan peningkatan untuk kemampuan bersaing. FSI memberi kesempatan para startup kuliner untuk menjalin network dengan ekosistem startup kuliner Indonesia.”, ujarnya.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Mau Aman Modifikasi Jok Sepeda Motor, Berikut Triknya

‘Gaddepedia’ IKA Smansa Kerja Sama Gojek, Pasarkan Banner UKM lewat Gofood

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar