Beli Baju Sekali Pakai, Warga Inggris Habiskan Rp43 Triliun

Wanita Inggris membeli baju. (Foto: Tribunnews)

Terkini.id – Warga Inggris di musim panas 2019 ini diperkirakan menghabiskan lebih dari £2,7 miliar atau lebih dari Rp 48 triliun untuk membeli baju yang akan mereka kenakan dalam satu waktu.

Perkiraan tersebut diungkap usai sebuah lembaga amal Inggris, Barnardo, melalui Censuswide melakukan survei pada 2 ribu orang Inggris.

Hasil survei itu menyebutkan banyak orang membeli pakaian mahal untuk acara musim panas seperti pernikahan, pesta barbeku, dan festival. Setelah dipakai ke acara itu, umumnya pakaian tak dikenakan kembali dan dibuang begitu saja.

Menurut survei, warga Inggris akan menghabiskan sekitar £ 800 juta atau senilai dengan Rp 14 triliun untuk pakaian pernikahan. Tambahan £ 700 juta atau senilai dengan Rp 13 triliun akan dihabiskan untuk pakaian liburan sekali pakai.

“Ini boros, mahal, dan tidak berkelanjutan, baik dari segi biaya lingkungan untuk membuat pakaian baru. Berton-ton pakaian terbuang yang kemudian berakhir di tempat pembuangan sampah,” kata pernyataan resmi Barnardo, dikutip dari pemberitaan media Inggris, The Independent.

Hasil survei ini juga mendapati satu dari empat orang akan merasa malu jika mengenakan pakaian untuk acara khusus lebih dari sekali. Rasa malu ini banyak muncul pada pembeli muda.

Sebanyak 37 persen pembeli muda mengaku malu memakai pakaian lebih dari satu kali dan hanya 12 persen orang berusia di atas 55 tahun malu memakai baju yang sama untuk acara khusus.

Untuk mengatasi hal ini, Barnardo mendorong pembeli untuk berinvestasi dalam pakaian pra-dicintai untuk acara-acara khusus tersebut.

“Memilih untuk membeli pakaian yang sebelumnya Anda sukai untuk acara khusus dari toko Barnardo berarti Anda tidak perlu khawatir menabrak seseorang yang mengenakan pakaian yang sama,” ujar Kepala Eksekutif Barnardo, Javed Khan.

“Ini juga ramah terhadap lingkungan dan dompet Anda,” sambungnya.