Belum Bergerak di Pilwalkot Makassar, Masyarakat Antusias Bentuk Relawan Danny Pomanto

Mantan Walikota Makassar periode 2014-2019, Danny Pomanto mendapat pujian dari Dubes dan Menlu Singapura.

Terkini.id — Jelang memasuki tahapan Pemilihan Walikota (Pilwalkot) Makassar 2020 mendatang, sejumlah bakal calon mulai membentuk tim untuk menghadapi kontestasi lima tahunan itu

Namun berbeda dengan Bakal Calon Walikota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto atau yang akrab disapa Danny Pomanto yang sampai saat ini belum bergerak untuk membentuk tim pemenangan.

Meski demikian, masyarakat Makassar sangat antusias membentuk tim dan relawan untuk Danny Pomanto di Pilwalkot Makassar 2020 mendatang.

“Saya belum turun ke masyarakat, tapi masyarakat datang ke saya dan melaporkan bahwa dia sudah bentuk tim dan relawan. Padahal saya belum pernah menyuruh siapa-siapa untuk bentuk tim, mereka sendiri yang membentuk,” ungkap Danny Pomanto, di kediaman pribadinya, Jalan Amirullah Makassar.

Danny mengaku, antusias masyarakat membentuk tim dan relawan untuknya, karena masyarakat tidak ingin Makassar mundur lagi dan menginginkan Danny Pomanto kembali memimpin Kota Makassar untuk kedua periode.

“Banyak hal yang membuat mereka bergerak, salah satunya karena rakyat tidak mau Makassar mundur lagi,” pungkasnya.

Komentar

Rekomendasi

Surya Paloh: Nurdin Abdullah Sosok Pemimpin yang Mendapatkan Dukungan Luas

Silaturahmi ke Gubernur dan Kejati Sulsel, PDIP Singgung Soal Pilkada 2020

Blak-blakan, IAS Tegaskan Dukungan ke Deng Ical di Pilwakot Makassar 2020

Gubernur Serahkan Lahan Untuk Kantor PDIP Sulsel di Jalan Karunrung

Sabtu Hingga Minggu, DPD Garda Sidrap Akan Ramaikan Nasdem Day

Golkar Tunjuk JMS Koordinator Pemenangan Pemilu di Sulawesi

Thita Syahrul Akan Dilantik Sebagai Ketua Umum Harnita Malahayati NasDem, Cicu: Kami Bangga

Sosialisasi Perda Nomor 6 Tahun 2016, Ini Harapan Syamsuddin Karlos

Putri Menteri Pertanian Akan Dilantik Sebagai Ketua Umum DPP Garnita Malahayati NasDem

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar