Benarkah Sperma Bisa Berenang di Kolam dan Membuat Hamil seperti Kata Anggota KPAI?

Terkini.id, Jakarta – Pernyataan anggota Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) terkait sperma bisa berenang di kolam dan menghamili perempuan menjadi heboh di media sosial.

Dalam pernyataannya, Komisioner KPAI bidang Kesehatan, Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif (NAPZA) Sitti Hikmawatty mengungkapkan, wanita yang berenang dengan laki-laki bisa hamil.

Sitti menyebutnya sebagai hamil tak langsung.

“Pertemuan yang tidak langsung, misalnya, ada sebuah mediasi di kolam renang. Ada jenis sperma tertentu yang sangat kuat, walaupun tidak terjadi penetrasi, tapi ada pria terangsang dan mengeluarkan sperma, dapat berindikasi hamil,” terang Sitti dalam sejumlah pemberitaan media.

“Kalau perempuannya sedang fase subur, itu bisa saja terjadi (kehamilan),” imbuhnya.

Melihat statement tersebut, netizen di media sosial ramai-ramai mencari penjelasan ahli tentang bisa tidaknya sperma masuk ke vagina perempuan dan membuat hamil.

Salah satu situs yang di-screen-capture oleh netizen, adalah penjelasan dalam salah satu situs terkait parenting, yakni plannedparenthood.

Dalam artikel terkait parenting itu, dijelaskan tentang pernyataan bahwa sperma adalah perenang yang andal. Namun, itu bisa terjadi ketika sperma berada dalam tubuh.

“Artinya, ketika pria ejakulasi di sebuah kolam renang, tidak bakal ada yang hamil,” tulis artikel tersebut.

Klarifikasi Ketua KPAI

Melihat pernyataan anggotanya viral, Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Susanto pun memberikan klarifikasi. Kata dia, KPAI secara lembaga tidak sepaham dengan narasi yang banyak diberitakan oleh media online tersebut.

“Perlu kami sampaikan bahwa pemahaman dan sikap KPAI tidak sebagaimana narasi berita di media online tersebut,” ucap Susanto dalam keterangan tertulisnya pada Sabtu (22/2/2020).

“Semoga klarifikasi ini dapat meluruskan kesalahpamahaman berita sebagaimana yang beredar,” tambahnya.

Komentar

Rekomendasi

Senam Pagi Cegah Covid-19

Gempa 5,8 SR Guncang Sulteng, Dirasakan di Mamuju Hingga Soroako

Dokter Sekaligus Komandan Penanganan Corona Jatim Ungkap Kelemahan Covid-19

Tanpa Gejala, Kepala Bandara Hasanuddin Makassar Positif Corona

Imbas Corona, Maskapai di Indonesia Terancam Bangkrut dan PHK Karyawannya

Beredar Video Satpam Terkapar di Pinggir Jalan, Ternyata Hipertensi Bukan Corona

Salut, Sejumlah Pemuda Beri Bantuan Uang untuk Tunawisma di Tengah Wabah Corona

Update Kasus Corona di Sulsel, 33 Positif, 4 Meninggal Dunia

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar