Benarkah Gigi Berlubang Bisa Menyebabkan Kebutaan?

Siapa yang tidak ingin memiliki gigi sehat dan putih berkilau? Tentunya semua orang menginginkan hal tersebut, akan tetapi banyak faktor bisa membuat gigi menjadi kuning. Sehingga, hal ini bisa mengurangi kepercayaan diri seseorang. / Ist

Terkini.id, Jakarta – Ada mitos yang berkembang, bahwa gigi yang berlubang akan memicu kebutaan pada mata. Gigi berlubang juga bisa menyebabkan berbagai penyakit bahaya lainnya.

Ketua Departemen Ilmu Penyakit Mulut Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia, Dr drg Febrina Rahmayanti, SpPM(K), punya jawaban atas sejumlah pertanyaan tersebut.

Dilansir dari detikcom, mitos yang berkembang adalah kebutaan bisa terjadi khususnya saat gigi tersebut dicabut.

“Pada dasarnya tidak, sebab antara saraf mata dan gigi ada perbedaan. Jalurnya pun berbeda. Lagipula, untuk memutuskan gigi bisa dicabut atau tidak tentunya dokter gigi sudah mempertimbangkannya dengan matang,” jelasnya.

Menurut dia, lebih baik mencabut paksa gigi, kalau masih tertanam posisinya normal. “Itu agak susah ya,” ujarnya.

Daging Sudah Tumbuh di Gigi

Febrina menambahkan, pertanyaan lain soal daging yang bisanya tumbuh pada gigi berlubang itu bisa dikarenakan polip.
“Nah, polip ini bisa terjadi pada anak-anak atau orang dewasa,” jelasnya.

“Untuk gigi ini dilihat dulu, lakukan pemeriksaan klinik, di rongent gigi, lihat apakah jaringan giginya masih bagus apa nggak. Kalau bagus polipnya bisa dibuang dan giginya masih bisa dirawat.”

Baca :Tekan Angka Kematian Ibu Melahirkan, Pemprov Tambah 10 Ambulans

Mengganti Gigi Geraham dengan Gigi Palsu

Menurut Febrina, setiap gigi punya peranan. Misalnya gigi geraham yang penting perannya untuk menguyah makanan.

“Saat mengunyah, gigi berkontak atas dan bawah dan bebannya dibagi ke seluruh gigi. Bila ada yang hilang, gigi depan atau belakang yang tidak kebagian tetangga (gigi di bawah atau atasnya) bebannya akan besar,” katanya.

“Yang bebannya besar, ke jaringan periodontalnya mendapat beban yang besar. Gigi tetangganya bisa terjadi bentuknya miring (malposisi) akhirnya kontaknya berantakan, apalagi yang giginya sudah tumpang tindih,” ungkapnya.

Karena itu, kata dia, sebaiknya gigi yang dicabut diganti dengan gigi palsu.