Beredar Kabar Habib Rizieq Telah Pulang ke Indonesia, Ini Faktanya

Habib Rizieq
Video Habib Rizieq tiba di Indonesia. (Foto: Detik)

Terkini.id, Jakarta – Sebuah video berdurasi 1 menit lebih yang memperlihatkan pentolan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab telah pulang ke Indonesia baru-baru ini viral di media sosial.

Dari video tersebut santer dikabarkan bahwa Imam Besar FPI tersebut telah tiba di Indonesia untuk menghadiri aksi reuni 212 yang dijadwalkan digelar pada 2 Desember 2019.

Namun, setelah ditelusuri video itu ternyata merupakan video lama yang kembali diunggah di media sosial.

Video viral tersebut diabadikan kamera saat Habib Rizieq tiba di Bandara Juanda, Surabaya, pada April 2017 silam.

Dalam cuplikan video, tampak Habib Rizieq keluar dari bandara dengan dikawal oleh massa FPI. Ia pun terlihah mengenakan baju gamis putih dan sorban putih.

Baca juga:

Terkait video tersebut, Ketua Tim Bantuan Hukum FPI, Sugito Atmo Prawiro mengatakan belum mendengar kabar soal Habib Rizieq tiba di Indonesia.

“Saya belum ada kabar, nanti saya cek,” kata Sugito, seperti dilansir dari Detik, Sabtu, 30 November 2019.

Kabar pulangnya Habib Rizieq ke Tanah Air juga dibantah oleh Dirjen Imigrasi Kemenkum HAM Ronny F Sompie.

Ronny mengatakan bahwa hingga Sabtu hari ini, belum ada informasi Habib Rizieq masuk ke Indonesia. Kendati demikian, ia akan tetap mengkroscek terkait kebenaran kabar tersebut.

“Sudah dicek di Bandara Soekarno-Hatta, Juanda dan Batam, belum ada perlintasan. Yang lainnya masih kita cek kembali,” kata Ronny.

Komentar

Rekomendasi

Buron KPK Hampir 4 Bulan, Nurhadi Eks Sekretaris Mahkamah Agung Ditangkap

Heboh Sejumlah Wisatawan Berkemah di Bukit Alas Bandawasa di Tengah Pandemi

Fotonya Heboh, Ini Klarifikasi Pria Bertato Indonesia yang Ikut Demo George Floyd

Presiden Jokowi Memaknai Hari Lahir Pancasila di Tengah Pandemi Covid-19

Dipecat dan Dipenjara, Inilah Polisi yang Menindih Leher George Floyd Hingga Tewas

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar