Masuk

Beredar Video Detik-Detik Oknum Guru SMA 2 Makassar Pukul Siswa

Komentar

Terkini.id, Makassar – Insiden dugaan pemukulan yang dilakukan oknum guru SMA 2 Makassar terhadap siswa menuai perhatian publik, khususnya warga Kota Makassar.

Adapun insiden dugaan oknum guru SMA 2 Makassar pukul siswa itu terjadi saat sejumlah siswa di sekolah negeri tersebut terlibat perkelahian.

Peristiwa tersebut diketahui dari video yang beredar di publik. Dalam video itu, terlihat adanya oknum guru.SMA 2 Makassae menarik kerah baju sejumlah siswa yang diduga terlibat dalam perkelahian antar murid itu.

Baca Juga: Tudang Sipulung IKA SMADA Sukses Hadirkan 3.000 Alumni, Marga Taufiq: Ada yang datang Jauh dari Hongkong hingga Australia

Setelah video tersebut viral, kini beredar pula video detik-detik sejumlah oknum guru melakukan aksi kekerasan terhadap seorang siswa pada saat insiden perkelahian antar siswa itu terjadi.

Dilihat dari video itu, tampak awalnya cuplikan oknum guru SMA 2 Makassar berbaju putih menarik kerah baju seragam batik hijau yang dikenakan dua siswa.

Sambil menarik kerah baju kedua siswa tersebut, oknum guru yang bersangkutan memaksa para siswa itu keluar dari ruangan kelas.

Baca Juga: Soroti Kasus Kekerasan Guru Terhadap Siswa, GKJI Sulsel Minta Copot Kepsek SMA 2 Makassar

Selanjutnya, muncul cuplikan dimana seorang oknum guru tengah memiting leher seorang siswa. Di samping siswa tersebut, juga berdiri seorang oknum guru lainnya yang terlihat jelas melakukan gerakan tangan seperti melayangkan pukulan ke siswa itu.

Tak hanya dua oknum guru, seorang oknum guru lainnya yang berdiri di belakang siswa itu juga tampak memegang kayu.

“Kekerasan dan pemukulan oleh oknum guru terhadap siswa SMAN 2 Makassar,” demikian tertulis keterangan dalam video itu.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ditemukan tanggapan dari Kepala SMA Negeri 2 Makassar terkait video detik-detik pemukulan oknum guru terhadap siswa itu yang kini tengah beredar luas di publik.

Tangkapan layar video detik-detik oknum guru SMA 2 Makassar pukul siswa saat insiden perkelahian antar siswa terjadi.

Kepala SMA 2 Makassar, Muh. Asrar sebelumnya membantah bahwa video dugaan aksi pemukulan oknum guru berinisial HR terhadap siswa berinisial FD tidak benar. Ia mengatakan video yang beredar tersebut tidak utuh.

“Padahal kejadian awal adalah perkelahian antar siswa dengan siswa. Sehingga guru hanya melerai saja,” ungkap Muh Asrar, dikutip dari journalisindependet.com.

Senada dengan Kepsek SMA 2 Makassar, Kadis Pendidikan Sulsel Setiawan Aswad juga menyebut insiden dalam video yang beredar murni kejadian perkelahian antar siswa.

Menurutnya, guru yang ada di sekitar tempat kejadian itu melakukan pelaraian terhadap siswa tersebut.

“Yang benar adalah guru-guru melerai siswa yang berkelahi. Tidak ada kemudian guru yang memukul siswa. Tidak benar itu,” katanya.

Namun, pernyataan Kepsek SMA 2 Makassar dan Kadis Pendidik Sulsel itu disayangkan oleh Ketua DPD Gerakan Karya Justitia Indonesia (GKJI) Sulsel, Irfan Darmawan NM, SH.

Irfan mengatakan, Kadisdik seharusnya tidak memberikan pernyataan bahwa itu tidak benar, seolah menutupi kejadian tersebut.

“Harusnya Kadisdik Sulsel mengecek fakta kebenarannya. Statemen Kadisdik tanpa sadar melukai hati keluarga siswa. Bukannya memberi solusi malah memberikan pernyataan yang diduga kongkalikong dengan pihak sekolah,” beber Ifan Darmawan lewat keterangan persnya kepada Terkini.id, Selasa 27 September 2022.

Melalui video yang tersebar, kata Irfan, terlihat jelas dimana guru (HR) menyeret siswa (FD) keluar kelas sembari menarik baju Siswa dengan cara yang tidak wajar dilakukan oleh seorang pendidik.

“Sekarang Kadisdik harus membedakan dulu mana itu melerai dan mana menyeret. Sedangkan direkaman video sudah jelas HR menyeret FD keluar kelas sambil menarik baju, dimana sebelumnya ada insiden didalam kelas, dan tidak ada guru lain selain HR,” sebut Irfan. 

“Video yang beredar itu jelas ada unsur kekerasan, apalagi seorang guru tidak layak berkata kotor (tela**) dihadapan muridnya. Cek dulu faktanya baru bilang tidak benar, jangan merujuk pada video yang beredar, video yang beredar itu setelah kejadian guru sudah memukul siswa,” ungkapnya.

Irfan menjelaskan, video tersebut direkam setelah HR telah dua kali berjalan memutari ruangan kelas. Sewaktu pertama masuk kelas insiden itu terjadi.

“Akibat dari pemukulan itu, korban sekarang mengalami pusing dan sering muntah-muntah. Anehnya, FD malah diskorsing selama seminggu, padahal awalnya FD dijadikan saksi atas perkelahian antar siswa didalam kelas. Kita doakan semoga tidak berdampak pada pisikis atau trauma yang ditimbulkan siswa dari kejadian ini,” ujarnya.