Beredar Video Tengku Zul di Balik Kasus Nakes Pematang Siantar

Terkini.id, Jakarta – Beredar sebuah video yang memperlihatkan Mantan Wasekjen MUI, Tengku Zul berbicara soal kasus tenaga kesehatan (Nakes) di Pematang Siantar yang dikriminalisasi lantaran memandikan jenazah perempuan pasien Corona.

Dalam video itu, Tengku Zul menilai perilaku empat nakes di Pematang Siantar itu telah menodai agama Islam.

Video tersebut juga ikut dibagikan pegiat media sosial, Denny Siregar lewat cuitannya di Twitter pada Kamis 25 Februari 2021.

Baca Juga: Sindir Pejabat Penjilat, Tengku Zul: Kata Nabi Lempari Wajahnya Pasir

Dalam cuitannya itu, Denny Siregar mengungkapkan bahwa Tengku Zul adalah orang di balik kasus nakes di Pematang Siantar tersebut.

“Ohh. Ada doi juga rupanya dibalik masalah nakes di Pematang Siantar. Yayaya. Aku mulai mengerti,” cuit Denny Siregar.

Baca Juga: Beredar Video Said Aqil: Jenggot Boleh Panjang tapi Gobloknya Gak...

Dalam video itu, tampak Tengku Zulkarnain menyebut empat nakes di Pematang Siantar itu telah menodai agama Islam.

“Islam terus menerus disudutkan, terjadi penodaan-penodaan terhadap ajaran Islam. Bahkan, saya mensinyalir yang di rumah sakit Pematang Siantar itu ada unsur kesengajaan karena sang suami diusir dari tempat pemandian jenazah,” ujar Tengku Zul dalam video tersebut.

Pada tayangan video tersebut, Tengku Zulkarnain juga meminta kepada pihak RS Pematang Siantar memecat nakes yang bersangkutan.

Baca Juga: Viral Video, Ceramah Tengku Zul: Batik Gak Bagus Dipakai Salat

Bahkan, ia meminta gubernur maupun walikota Pematang Siantar untuk memberhentikan kepala rumah sakit tersebut.

“Maka saya minta kepada pihak rumah sakit, untuk menjelaskan sejelas-jelasnya. Pecat ini orang (nakes yang bersangkutan) kalau perlu. Kalau perlu Bapak Gubernur, Bapak Walikota Siantar berhentikan itu kepala rumah sakitnya,” tegasnya.

Tak hanya itu, Tengku Zul dalam video tersebut juga mendesak aparat kepolisian mengusut tuntas kasus empat nakes di Pematang Siantar itu.

“Oleh karena itu, sekali lagi saya Tengku Zulkarnain menyampaikan keberatan dan protes sebesar-besarnya. Dan polisi (harus) usut itu, Bapak Walikota Siantar usut. Kalau perlu berhentikan semua pegawai-pegawai yang terlibat,” ujarnya.

Sponsored by adnow
Bagikan