Berikan Pelayanan Kesehatan ke Masyarakat, NA Bangun 6 Rumah Sakit Regional 

Terkini.id, Makassar – Tim Transisi Gubernur terpilih Nurdin Abdulah-Sudirman Sulaiman (Prof Andalan) kembali menggelar rapat bersama dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Sulsel, Rabu 25 Juli 2018.

Hal itu dilakukan untuk mensingkronkan program unggulan dari Prof Andalan dengan seluruh SKPD yang ada dilingkup pemerintahan sebelum resmi dilantik menjadi Gubernur Sulsel.

Anggota Tim Transisi NA – Sudirman, Jayadi Nas mengatakan selain pembanguna di bidang pariwisata, Prof Andalan juga akan membangun rumah sakit regional di enam wilayah di Sulsel.

“Ada enam rumah sakit regional di beberapa titik, apakah itu pembangunan baru. Atau misalnya pembangunan yang lama sudah ada itu kita akan kembangkan. Misalnya yang di Parepare itu. Kita ingin melakakuna visi misi bilitasi baru,” kata Jayadi saat ditemui.

Sehingga kata dia, masyarkat yang ada di daerah tidak harus sampai di rumah sakit yang ada di Makassar. Olehnya itu di ruang rapat ini tim transisi Prof Andalan membahas mengenai rencana ke depannya bersama dengan OPD terkait.

Baca :Tinjau SMK 9 Bone, Ini Pesan Wagub Sulsel

“Jadi inti daripada yang kita lakukan pada hari ini ialah bagaimana kita mendekatkan pelayanan pemerintahan kepada masyarakat. Makanya kita singkronkan dulu karena jangan sampai kita lakukan justru beda dengan apa yang sudah di programkan di sini setiap OPD SKPD,” jelas Jayadi.

Jayadi menyebutkan, pembangunan rumah sakit di rencanakan misalnya di enam wilayah yakni di Tana Toraja, Luwu Raya, Area Ajattapareng, daerah Bosowa, kemudian daerah Bagian Selatan.

“Nah ini jelas ada enam rencana kita mau kembangkan rumah sakit yang regional. Ini untuk lebih mendekatkan pelayanan kita di bidang kesehatan ke masyarakat kita,” ungkap Jayadi

Saat ini kata Jayadi rencana pembangunan rumah sakit sudah dimasukkan ke dalam pembahasan sinkronisasi dengan OPD Pemprov Sulsel.

“Nah untuk tejadi sinkronisasi dengan SKPD kita masukkan program kerja sehingga terjadi kesingkronan. Apakah dia sifatnya jangka pendek. Misalnya seratus hari setelah kita dilantik atau misalnya satu tahun setelah dilantik nah itu,” ungkapnya.