Berkebun di Rumah Selama social distancing Pandemi Covid-19

Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)
Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)

Terkini.id, Jakarta – Salah satu dari beragam aktivitas seperti berkebun bisa menjadi salah satu pilihan alternatif untuk dilakukan selama menjalani ‘social distancing’ atau ‘physical distancing’ di rumah.

Selain memberikan manfaat, kegiatan tersebut juga dapat menghalau kebosanan karena tidak memiliki aktivitas rutin seperti pekerja yang harus bekerja di rumah, terutama bagi kelompok berisiko tertular seperti usia lanjut dan penderita diabetes.

“Banyak hal yang bisa dilakukan, misalnya menanam pohon di perkarangan rumah, itu bisa membantu mengendalikan emosi selama di social distancing,” kata Ketua Aliansi Telemedia Indonesia Prof. dr.

Purnawan, M.Ph., P.Hd dalam keterangannya di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kemarin.

Selain menanam di pekarangan rumah, kegiatan mengasuh cucu juga bisa jadi aktivitas yang menyenangkan menghalau kebosanan di rumah.

Baca juga:

“Perhatikan cucu juga bisa,” katanya.

Kendati demikian, hal yang perlu diperhatikan adalah kesadaran kita bahwa kakek atau nenek punya kerentanan untuk terjangkit, sedangkan cucu biasanya tahan tetap bisa menjadi ‘carrier’ bagi orang di sekitarnya.

Pemerintah melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 meminta masyarakat tetap tinggal di rumah dan melakukan kegiatan produktif dengan bekerja, belajar dan beribadah dari rumah.

Selama di rumah, masyarakat diminta tetap menjaga kebersihan diri dengan rajin mencuci tangan sebagai langkah pencegahan penyebaran virus corona memutus mata rantai penularan penyakit Covid-19 itu.

Komentar

Rekomendasi

Cara Unik Dokter di Makassar Cukur Rambut di Tengah Pandemi Covid-19

Tinggal di Gubuk Reot, Daeng Sialle Sekeluarga Butuh Uluran Tangan

Universitas Kebangsaan Malaysia, Setengah Abad Perguruan Tinggi untuk Memartabatkan Bahasa Melayu

Pandemi Covid-19, Kajati Sulsel dan BNI Kunjungi Warga Kurang Mampu

Demi Kuliah Daring, Mahasiswa Ini Berinisiatif Membuat Rumah Pohon

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar