Berkunjung ke Parepare, Ketua TP PKK Sulsel Ajak Pelajar Perangi Sampah Plastik

Terkini.id, Parepare – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Sulawesi Selatan, Lestiaty F Nurdin melakukan kunjungan ke beberapa Sekolah Menengah Atas Negeri di Kota Parepare, dan juga Panti jompo yang merupakaan Binaan Dinas Sosial Pemprov Sulsel.

Kunjugan istri Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah ini mendapat apresiasi dari Walikota Parepare, Taufan Pawe.

Dalam kunjungannya, Lestiaty menyempatkan untuk membagikan beberapa thumbler, dispenser dan bantuan lainnya kepada sekolah dan panti jompo. Selain itu, juga dilakukan penanaman pohon di halaman sekolah untuk menambah penghijauan.

Kunjungannya tersebut mengangkat tema perangi sampah plastik. Hal itu merupakan keterlibatan PKK Provinsi Sulsel dalam melawan dan mengurangi sampah plastik, khususnya di kalangan pelajar menengah.

Hal ini juga menjadi sebuah langkah TP PKK Provinsi Sulsel untuk bersama-sama menyelamatkan generasi penerus bangsa dari bahaya limbah plastik yang mengancam generasi penerus bangsa.

Walikota Parepare, Taufan Pawe, mengatakan, dengan kehadiran Ketua TP PKK Provinsi ini, memberikan daya dorong dan juga dukungan bersama untuk memerangi sampah plastik khususnya kalangan tingkat pelajar di Kota Parepare ini.

“Ini bentuk sinergitas Pemprov dengan Pemkot, dan bentuk perhatian Ketua TP PKK tentu menjadi motivasi juga dan kekuatan kita di daerah untuk terus berbuat demi kepentingan masyarakat,” katanya.

Taufan menjelaskan, jika Kota Parepare sendiri telah menerbitkan Peraturan Daerah terkait bagaimana menekan dan mengurangi sampah plastik yang ada di Kota Parepare.

“Langkah pengurangan sampah plastik itu kita telah susun dalam bentuk peraturan daerah, dan itu bagian dari perhatian kami agar tidak terjadi penumpukan sampah plastik yang bisa membahayakan dan bahkan menimbulkan beberapa penyakit berbahaya,” jelasnya.

Diapun menuturkan, jika Pemerintah Kota Parepare juga selama ini telah mengkampanyekan hal itu, dan terus disosialisasikan, serta bagaimana setiap kegiatan pemerintah melakukan pengurangan penggunaan sampah plastik ini.

“Kita juga akan terus mengkampanyekan pengurangan penggunaan sampah plastik ini, dan kita upayakan bagaimana ke depannya Parepare menuju kota zero plastik,” tegas Walikota berlatar belakang Ilmu Hukum ini.

Sementara itu, Liestiaty F Nurdin pada kesempatan tersebut mengatakan, bantuan yang diberikannya sebagai salah satu upaya dalam mengkampanyekan bahaya plastik di kalangan para pelajar, khususnya tingkat SMA.

“Kita berharap para siswa kita datang ke sekolah tidak lagi membeli air botol kemasan plastik, tapi memakai tumbler yang diberikan. Ada dispenser untuk isi ulang, sehingga kita dapat mengantisipasi penggunaan plastik yang membahayakan biota-biota laut,” ujar Lies, sapaan akrab Istri Gubernur Sulsel ini.

Selain tumbler dan dispenser, juga diserahkan bantuan dari Ketua PKK Parepare, Hj Erna Rasyid Taufan bersama sejumlah pengurus PKK Parepare berupa bantuan Alquran, alat kebersihan, dan bantuan bibit tanaman kelor, mangga dan rambutan, sembari melakukan penanaman pohon.

“Ibu Gubernur bersama rombongan juga menyempatkan ke kelompok Lansia binaan Provinsi Sulsel dan melakukan beberapa kegiatan, berupa pemeriksaan kesehatan bagi lansia, pemberian dispenser, dan bingkisan,” ujar Erna Rasyid Taufan.

Selain penyerahan bantuan, kata dia, PKK Provinsi Sulsel juga menggelar penyuluhan kesehatan tentang kanker, bahaya narkoba, serta sekolah ramah lingkungan.

Komentar

Rekomendasi

Sulsel Tidak Memberlakukan Lockdown, Wakil Gubernur Minta Bentuk Posko di Pintu Masuk

Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel Sepakat Instruksikan Refocusing APBD Penanganan Covid-19

Gubernur Sulsel: Ketersediaan Kamar Pasien Covid-19 Masih Cukup

Gubernur Sulsel Hadiri Rakor Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19

Wagub Sulsel Tinggalkan Sepucuk Surat dalam Bingkisan untuk Petugas Medis

Andi Sudirman Minta Warga Tetap Patuh Pada Protokol Pencegahan Penyebaran Virus Corona

Lawan Corona, Forum OSIS Sulsel Lakukan Penyemprotan Disinfektan di Rumah Warga

Banggar DPRD Sepakati Rp500 Miliar Tangani Covid-19 di Sulsel

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar