Bersin Gejala Umum Covid-19 Bagi yang Sudah Divaksin, Tinggal di Daerah Miskin Ternyata Berisiko Tinggi

Terkini.id, Jakarta – Seperti diketahui, Indonesia saat ini masih menggencarkan program vaksinasi Covid-19. Begitu pula dengan berbagai negara di belahan dunia lainnya.

Namun, rupanya masih ada kemungkinan orang yang sudah divaksinasi terjangkit Covid-19 dan salah satu gejala umumnya adalah bersin, terlebih bagi mereka yang tinggal di daerah miskin.

Kendati demikian, sebuah studi baru dalam jurnal Nature baru-baru ini memberikan kabar positif bahwa suntikan kedua vaksin Covid-19 setidaknya bisa mendorong sistem kekebalan tubuh yang lebih kuat.

Baca Juga: Minimalisir Penyebaran Covid-19 di Rutan Makassar, Warga Binaan Divaksin

Hanya saja, salah satu hal yang membuat banyak orang masih terheran-heran adalah orang yang sudah suntik vaksin Covid-19 dua kali masih bisa terinfeksi virus Corona Covid-19.

Bahkan, ada gejala virus corona unik pada orang yang sudah suntik vaksin Covid-19, sebagaimana dilaporkan dalam studi King’s College London pada bulan Mei 2021 lalu.

Baca Juga: Jokowi: Jika Sudah Vaksin, Pelajar Boleh Melaksanakan Sekolah Tatap Muka

Dilansir dari Suara, jaringan terkini.id, pada Senin, 26 Juli 2021, para peneliti di King’s College London menganalisis data dari peserta yang mencatat gejalanya dan status vaksinasinya di aplikasi Studi Gejala COVID ZOE Inggris antara 8 Desember 2020 hingga 14 Mei 2021, termasuk 1.102.192 orang yang telah divaksinasi.

Para peneliti secara rinci mengungkapkan bahwa 2.278 orang dewasa positif Covid-19 setelah vaksinasi dan membandingkannya dengan orang dewasa negatif Covid-19 yang sudah vaksinasi serta orang dewasa positif Covid-19 yang belum vaksinasi.

Tim peneliti fokus pada infektif virus corona yang berkembang lebih dari 14 hari setelah menerima satu dosis vaksin Pfizer atau AstraZeneca, yaitu ketika kekebalan mulai berkembang.

Baca Juga: Jokowi: Jika Sudah Vaksin, Pelajar Boleh Melaksanakan Sekolah Tatap Muka

Studi tersebut menemukan bersin adalah satu-satunya gejala virus corona Covid-19 yang paling umum dialami dan dilaporkan oleh orang yang sudah vaksin Covid-19.

Secara umum, dilansir dari Express, gejala virus Corona ini mirip dengan orang dewasa yang belum vaksinasi, seperti anosmia, batuk, demam, sakit kepala dan kelelahan.

Namun, tak dimungkiri bahwa tampaknya vaksinasi memang telah membantu meringankan gejala virus Corona tersebut.

Semua gejala virus Corona lebih ringan dan lebih jarang dialami oleh orang yang sudah vaksin Covid-19. Mereka memiliki kemungkinan mengalami beberapa gejala virus Corona setelah beberapa minggu sakit.

Studi ini juga mengungkap faktor risiko yang membuat orang lebih berisiko terinfeksi virus corona Covid-19 setelah vaksinasi.

Orang yang memiliki masalah kesehatan yang memengaruhi aktivitas hariannya, seperti kelemahan, lebih berisiko terinfeksi virus Corona Covid-19.

Namun, faktor risiko ini juga dipengaruhi oleh usia orang tersebut. Selain itu, orang dewasa yang tinggal di daerah miskin juga lebih berisiko tinggi terinfeksi virus Corona Covid-19 setelah vaksinasi.

Infeksi virus Corona pada orang yang sudah vaksin Covid-19 lebih rendah risikonya bila mereka menjalani gaya hidup sehat, misalnya, pola makan sehat dan memiliki indeks massa tubuh (BMI) normal.

Sebagai informasi, BMI adalah metode yang paling banyak digunakan untuk memeriksa apakah berat badan sehat atau tidak.

Temuan ini menunjukkan perlunya tindakan pencegahan pada kelompok orang yang berisiko terinfeksi virus Corona, meskipun sudah vaksinasi.

Bagikan