Besok-besok, Wagub Sulsel Jangan Lagi Buat Surat Edaran Soal Tahun Baru

Terkini.id, Jakarta – Sebelum pesta tahun baru 2019, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengeluarkan edaran tentang larangan membunyikan petasan dan kembang api.

Surat edaran tersebut ditandatangani oleh Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman.

Dalam Surat Edaran tertanggal 26 Desember 2016 tersebut, warga di Sulawesi Selatan diminta untuk bersimpati terhadap saudara-saudara yang tertimpa musibah bencana tsunami di Provinsi Banten dan Provinsi Lampung.

Pemprov meminta untuk tidak perlu melaksanakan kegiatan seperti pawai kendaraan, pesta kembang api dan atau petasan, panggung hiburan malam serta kegiatan lainnya.

Selain Pemprov, Wali Kota Makassar, Ramdhan Pomanto juga mengimbu warga Makassar untuk mengganti kegiatan hura-hura dan kembang api dengan berzikir di masjid-masjid.

Akan tetapi, pada malam pergantian tahun baru, kembang api dan petasan tetap ramai.

Bahkan live music dan suara etasan menggema di sekitar rumah jabatan Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, di Jalan Yusuf Daeng Ngawing.

Warga Makassar, Zakir Sabara HW, menyampaikan, sebaiknya Pemprov tidak perlu lagi edaran yang melarang kembang api dan petasan.

“Besok lusa, jangan buat edaran tidak boleh ada perayaan tahun baru dan pesta kembang api, kalau tidak bisa dieksekusi dan tidak bisa dikontrol efektifitas surat edaran itu,” kata Dekan Fakultas Teknik Industri UMI tersebut, melalui surat tebruka yang dia kirimkan, Selasa 1 Januari 2019.

“Ini menyangkut wibawa institusi pemerintahan, nanti naketawaiki pagar rumah jabatanta,” terang dia.

Zakir terang-terangan menyebutkan, di depan rumah Wagub, pertunjukan musik yang ramai oleh band berlangsung dan pesta kembang api api juga terus-terusan menyalak pada malam pergantian tahun.

“Sekali lagi, kata anak millennial Makassar: Naketawaiki Pagarta,” tulisnya.

Berita Terkait
Komentar
Terkini
Sulsel

Pemprov Genjot Reformasi Birokrasi di Sulsel

Terkini.id -- Memperkuat reformasi birokrasi dan memperbaiki manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan wujud reformasi birokrasi yang akan menjadi pondasi penting bagi pengembangan birokrasi