Bikin Geleng-geleng Kepala! Peneliti Sukses Bikin Kamera Super Mini Sebesar Butir Garam

Terkini.id, Jakata – Bikin geleng-geleng kepala! Peneliti sukses bikin kamera super mini sebesar butir garam. Kemajuan teknologi saat ini tidak bisa dipungkiri sangatlah maju. Bahkan, jauh melebihi ekspektasi zaman. Nah, belum lama ini para peneliti di Amerika Serikat (AS) berhasil bikin kamera berukuran lebar setengah milimeter dengan hasil foto setara kamera lensa bervolume 500 ribu kali lebih besar.

Kamera itu dibikin para peneliti dari University of Princeton, bekerja sama peneliti di University of Washington. Kabar baiknya, teknologi itu diklaim nantinya dapat digunakan untuk kebutuhan medis atau alat penginderaan robot super mini.

Studi itu telah dijelaskan dalam sebuah makalah yang terbit di jurnal Nature Communications. Kamera super mini dapat berjalan dengan mulus berkat benda yang disebut metasurface. Metasurface ini dilapisi 1,6 juta tiang silinder seukuran partikel human immunodeficiency (HIV).

Setiap tiang berfungsi sebagai antena optik dengan desain yang sangat presisi. Tanpa tiang silinder, kamera tidak bisa menangkap semua cahaya yang dipantulkan suatu objek dengan baik.

Setelah cahaya berada di metasurface, cahaya akan mencapai optik dan diproses algoritma melalui sinyal. Seluruh proses pengaturan ini disebut Neural Nano-Optics, dan merupakan langkah maju dari kamera berukuran mikro sebelumnya.

“Merupakan tantangan untuk merancang dan mengkonfigurasi struktur mikro kecil ini agar bisa melakukan apa yang kamu inginkan,” jelas Ethan Tseng, rekan penulis studi yang merupakan peneliti pascasarjana di Princeton dalam sebuah penyataan sebagaimana dikutip IFL Science via Kumparan.com, Kamis 2 Desember 2021.

Saat ini pula, tim tengah mencari cara memperluas kemampuan komputasi kamera. Tujuannya, tentu saja tidak hanya ingin membuat kamera bergambar yang sempurna, namun juga menyelidiki bagaimana menambah kemampuan guna mendeteksi objek dan fitur lain, yang mungkin membuat instrumen revolusioner bagi kedokteran dan robotika.

Bagikan