Bima Arya Disebut Cocok Jadi Gubernur DKI, Christ Wamea: Nanti Jadi Tukang Lapor Ulama

Bima Arya Disebut Cocok Jadi Gubernur DKI, Christ Wamea: Nanti Jadi Tukang Lapor Ulama

R
R
Resty
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial, Christ Wamea menanggapi pendapat bahwa Wali Kota Bogor, Bima Arya cocok untuk menjadi Gubernur DKI Jakarta di periode selanjutnya.

Christ Wamea menyindir bahwa jika menjadi Gubernur DKI Jakarta, maka Bima Arya akan menjadi tukang lapor ulama.

“Nanti jadi tukang lapor ulama di DKI,” kata Christ Wamea pada Senin, 15 November 2021.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN), Eddy Soeparno menyebut Wali Bima Arya Sugiarto pantas untuk menjadi gubernur DKI Jakarta atau Jawa Barat.

Diberitakan Antara News, Minggu, 14 November 2021, Eddy menyebut kantor Balai Kota Bogor sudah terlalu kecil untuk Bima Arya.

Baca Juga

“Maunya kita Balai Kota DKI Jakarta atau Gedung Sate–itu paling cocok untuk Kang Bima,” kata Eddy, dilansir dari VIVA.

Dalam kesempatan yang sama, Bima Arya menyatakan bahwa dirinya akan mengikuti keputusan PAN.

Ia mengakui memang banyak yang menanyakan rencananya setelah jabatannya sebagai wali kota Bogor berakhir.

Namun, kata Bima Arya, ia selalu menjawab akan mematuhi apa pun perintah PAN sebab meyakini keputusan itu merupakan yang terbaik untuknya

Selain itu, ia juga menyampaikan bahwa era baru PAN yang sekarang memiliki dua hal berbeda dari PAN masa lalu.

Pertama, menurut Bima Arya, posisi partai dan ideologi PAN kini telah jelas berada di tengah, tidak di kanan, tidak di kiri. PAN jelas pendukung Pemerintah.

Kedua, katanya, PAN yang sekarang sangat kompak dan solid. Ia menjelaskan bahwa hal ini tak hanya dibuktikan oleh para kader atau pengurus serta ketua umum, melainkan juga senior-senior mereka seperti Hatta Rajasa dan Sutrisno Bachir.

Mereka, Menurut Bima Arya, kompak bahu-membahu membesarkan PAN.

Karena itu, ia optimistis PAN Kota Bogor memasang target tiga besar dalam pemilu legislatif pada 2024.

“Insyaallah minimal satu dapil, satu kursi. Untuk apa? untuk mengamankan kursi Wali Kota Bogor 2024. Siapa pun nanti, tidak bisa kita lepaskan itu. Insyaallah tetap kita akan pertahankan,” ujar Bima Arya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.