Blokir Tik Tok Bakal Dicabut Kemenkominfo Jika 2 Syarat Ini Dipenuhi

Tik Tok
Aplikasi Tik Tok. (foto/suratkabar.id)

Terkini.id – Aplikasi Tik Tok menjadi perbincangan warganet setelah beredarnya video seorang remaja bernama Bowo Alpenliebe. Video remaja berumur 13 tahun ini viral di dunia maya dan banyak disukai anak seusianya.

Namun, baru-baru ini Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) RI memblokir aplikasi tersebut karena dinilai banyak mengandung konten negatif bagi remaja, khususnya bagi kalangan anak-anak.

Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara mengatakan, pemblokiran aplikasi Tik Tok akan dicabut jika perusahaan platform tersebut mau bekerja sama. Ada dua syarat agar layanan Tik Tok tak dihentikan.

“Pemblokiran akan dilakukan sampai mereka mau membersihkan kontennya,” kata Rudiantara, dikutip dari tempo.

Rudiantara mengatakan aplikasi tersebut banyak mengandung konten negatif yang tidak senonoh dan layak ditayangkan, terutama untuk anak-anak. Kementeriannya juga telah menerima ribuan pengaduan dari masyarakat soal aplikasi Tik Tok itu.

Tik Tok
Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Rudiantara. (foto/harian88.com)

Tik Tok harus memberi jaminan pembersihan konten negatif di aplikasinya

Selain membersihkan konten negatif, kata Rudiantara, Tik Tok diminta memberi jaminan untuk menjaga kebersihan kontennya. Rudiantara merujuk pada pengalaman pemblokiran aplikasi Bigo karena konten negatif mereka.

“Dulu Bigo juga diblok tapi dia membersihkan kontennya dan memberikan semacam jaminan. Ada puluhan orang dari Bigo yang menjaga kontennya agar tidak ada konten negatif di dalamnya,” ujarnya, di Kantor PBNU, Jakarta pada Selasa, 3 Juli 2018.

Pemerintah sendiri, menurut Rudiantara, sudah mengirim surat elektronik kepada Tik Tok untuk membersihkan konten mereka. Namun hingga saat ini belum ada respons yang diberikan.

“Jika tak kunjung ada perbaikan dari Tik Tok, maka pemblokiran aplikasi tersebut akan terus berlanjut. Masa kita mau membiarkan, terutama anak-anak kita, terpapar kontennya. Tau kan kontennya?” tegas Rudiantara.

Komentar

Rekomendasi

Tak Kuat Bakar Uang, OVO Cari Untung dengan Cara Ini?

Siap-siap, Isi Ulang Saldo OVO Bakal Dikenakan Biaya Rp1000

Perhatian, Windows 7 Dihentikan Mulai 14 Januari 2020

CDK Mamminasata Sosialisasi Aplikasi Lopina ke Nelayan

Samsung Kembali Luncurkan Dua Smartphone Lite, Berikut Keunggulannya

Mode Gelap Whatsapp Segera Hadir Mulai Tahun Depan

Tutup Layanan GoLife, Gojek Tetap Utamakan Kesejahteraan Mitra

Empat Pertanyaan Penting Sebelum Membeli Xiaomi Redmi 8

Almaz, Smart Technology SUV dengan Perintah Suara Bahasa Indonesia

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar