Bola-bola sagu dari Palopo ini bikin ketagihan

Kapurung / Foto : istimewa

Terkini.id – Kapurung adalah makanan khas yang berasal dari Sulawesi Selatan, tepatnya di daerah Luwu dan Palopo. Cita rasa tradisional ini terbuat dari bahan sagu, ayam, ikan, dan sayur-sayuran yang beragam.

Di Luwu, Kapurung disebut Pugalu atau Bugalu. Untuk daerah Makassar, Kapurung sudah masuk di beberapa warung dan rumah makan sebagai makanan tradisional yang bersanding dengan makanan modern.

Pada zaman dahulu, Kapurung dikonsumsi sebagai makanan pokok. Tidak heran, Kapurung memiliki kandungan gizi komplit dari berbagai macam campuran bahan makanan di dalamnya.

Ikan atau daging menyediakan protein dan sayur-sayuran sebagai sumber vitamin, mineral, dan zat besi. Hanya dengan mengkonsumsi satu hidangan ini, Anda sudah hampir memenuhi semua kebutuhan gizi yang dibutuhkan tubuh.

Maka dari itu, makanan ini bisa menjadi makanan pokok. Namun, dengan adanya nasi dari beras, kebanyakan daerah tidak lagi menjadikan kapurung sebagai makanan pokok.

Walaupun tidak semua orang menyukai masakan tradisional ini, kebanyakan orang yang sudah mencicipi merasa ketagihan. Bola-bola sagu yang menjadi ciri khas makanan ini bertekstur lembut dan empuk.

Berdampingan dengan kuah yang memiliki rasa asin, gurih, pedas, dan asam. Bola-bola sagu dengan lincahnya meliuk turun ke dalam tenggorokan yang menambahkan sensasi makan yang hanya didapatkan dari makanan ini.

Kapurung disajikan sudah tercampur dengan berbagai macam rasa  dari rempah-rempah yang saling terikat dan menguatkan satu sama lain. Tapi Anda bisa memperkuat rasa tersebut tergantung keinginan lidah anda dengan menambahkan jeruk nipis, sambal, dan garam yang biasanya disediakan di rumah makan yang menjual kapurung sebagai menu utama.

Cara membuat kapurung lumayan rumit, namun tidak terlalu sulit juga. Menurut Cookpad, kapurung dibuat dengan mempersiapkan bahan-bahan seperti sayur bayam, kacang panjang, jagung manis (sayur lain dapat ditambahkan), tepung sagu, kacang tanah, cabai kecil, mangga muda, jeruk purut, jeruk nipis, bumbu-bumbu penyedap rasa, dan ikan. Saat ini, ikan dapat digantikan sesuai menu yang tersedia, biasanya digantikan menjadi ayam atau udang.

Langkah pertama, masaklah ikan dan buang tulangnya. Lalu, panaskan air hingga mendidih dan masukkan sayur-sayuran beserta bumbu-bumbu penyedap rasa. Selagi menunggu sayuran masak, buatlah sagu terlebih dahulu.

Sagu dimasak dengan air yang ditakar harus pas, jika kelebihan sagu akan menjadi terlalu lunak dan jika kekurangan sagu akan menjadi terlalu keras, hal ini merupakan seni dalam membuat kapurung.

Setelah sagu selesai dimasak, sagu dibuat berbentuk menyerupai bakso lalu dimasukkan ke sayuran dan ikan yang sedang dimasak beserta dengan gorengan kacang yang sudah diblender halus. Mangga muda yang sudah diparut halus dan cabai digunakan untuk membuat sambal. Setelah semua langkah selesai, silahkan menikmati masakan anda.

Harga kapurung beragam tergantung dari rumah makannya, namun berada pada kisaran Rp 15.000 sampai Rp 30.000. Tahukah anda bahwa kapurung bahkan sudah memiliki inovasi berupa kapurung cup instan? Bagi yang sudah mencoba kapurung, anda dapat berbagi pengalaman anda dengan pembaca lain di kolom komentar di bawah ini. Bagi yang belum, tertarik untuk mencoba?