Breaking News: Usai Situbondo, Papua Nugini dan Maluku Diguncang Gempa

Gempa
Ilustrasi Gempa

Terkini.id, Makassar – Gempa kembali terjadi di Maluku, dan Papua Nugini, pada Kamis 11 Oktober 2018.

Gempa terakhir, terjadi sekitar pukul 9.55 dengan magnitudo 5,6 atau M5,6, terjadi di 137 kilometer arah tenggara Pulau Buru Selatan, Maluku.

Seperti diketahui, sebelumnya terjadi gempa di Situbondo yang berkekuatan M6,4 mengguncang sejumlah wilayah di Situbondo, Jawa Timur, Madura, dan Bali,
Beberapa jam kemudian, terjadi gempa bumi berkekuatan 7,0 SR di Papua Nugini.

Gempa di negeri tetangga Papua Nugini itu dilaporkan terjadi pada hari Kamis 11 Oktober 2018 pukul 06.48 waktu setempat.
Dilansir dari AFP, pemerintah setempat telah mencabut peringatan tsunami.

Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) mencatat, pusat gempa berada di sekitar 125 km timur dari Kimbe pada kedalaman 40 km.

Tercatat ada guncangan gempa hingga 6,2 magnitudo sebelum dan setelah gempa utama berlangsung.

Pusat Peringatan Tsunami Pasifik sempat mengeluarkan peringatan terjadinya gelombang tsunami, yang kemungkinan melanda kawasan pesisir sejauh 300 km dari pusat gempa.

Baca :Gempa bumi 6,6 SR guncang Poso, tak berpotensi tsunami

Akan tetapi, peringatan tersebut kemudian dicabut.

“Berdasarkan data yang tersedia, ancaman tsunami akibat dari gempa bumi telah berakhir,” demikian pernyataannya.

Juru bicara Kantor Manajemen Bencana Nasional Papua Nugini menyatakan, belum ada laporan mengenai kerusakan setelah guncangan gempa.

Namun, biasanya informasi kerusakan memakan waktu beberapa jam untuk mencapai ibu kota, di Port Moresby.

Asisten Direktur Observatorium Geofisika Papua Niugini di Port Moresby, Chris McKee, menanggapi laporan-laporan sebelumnya yang memperkirakan kekuatan gempa mencapai 7,3 magnitudo.

“Kami yakin magnitudo bukan 7,3 seperti yang disebut dalam beberapa laporan, dan kedalamannya 50-70 km,” katanya.

“Di dalam parameter dan kedalaman itu, kami tidak akan memperkirakan terjadinya tsunami,” imbuhnya.

Sementara situs resmi USGS menyatakan, kemungkinan kecil adanya korban dan kerusakan akibat gempa.