Budayakan bahasa Arab, Formasi dan Hamaasa gelar Daurah

Forum Alumni Syiar Islam Sinjai (FORMASI) bekerjasama dengan Himpunan Mahasiswa dan Alumni Al Birr Sinjai (HAMAASA) menggelar Daurah Bahasa Arab guna membudayakan bahasa Arab

Terkini.id, Sinjai – Forum Alumni Syiar Islam Sinjai (FORMASI) bekerjasama dengan Himpunan Mahasiswa dan Alumni Al Birr Sinjai (HAMAASA) menggelar Daurah Bahasa Arab di Pondok Pesantren Syiar Islam Sinjai, Jalan Ahmad Dahlan Isma, Kabupaten Sinjai. 2-4 Februari 2018.

Seminar ini mengangkat tema “Merawat Peradaban Dengan Belajar Bahasa Arab” yang diikuti oleh sekitar 80 santri Pondok Pesantren Syiar Islam.

Arinal Hidayah Amsur selaku Ketua Panitia mengungkapkan tujuan diadakannya Daurah Bahasa Arab ini adalah untuk menambah khazanah keilmuan para santri.

“Mengajak mereka untuk menyadari pentingnya tahu bahasa Arab sebagai instrument terpenting untuk mengenal islam lebih dalam. Terutama, dalam memahami berbagai kutubutturas (kitab warisan para ulama) yang notabene semua menggunakan bahasa Arab dan masih sedikit yang sudah diterjemahkan dalam bahasa Indonesia,” ujarnya.

Daurah Bahasa Arab yang dihelat Formasi bekerjasama Hamaasa berlangsung di Pondok Pesantren Syi’ar Islam Sinjai

Arinal juga menghimbau kepada selurus peserta yang mengikuti Daurah Bahasa Arab ini agar Bahasa Arab dijadikan sebagai Lifestyle atau gaya hidup agar bahasa Arab sebagai bahasa Al Qur’an itu betul-betul dipahami.

Sementara Pimpinan Pondok Pesantren Syiar Islam Sinjai, H Asyrafurrijal mengungkapkan ucapan terima kasih yang sebesar-sebesarnya kepada para pemateri yang hadir dari Ma’had Al Birr Makassar untuk berbagi ilmu kepada adik-adik di Pondok Pesatren Syiaar Islam.

Sekitar 80 santri mengikuti kegiatan Daurah Bahasa Arab

Asyrafurrijal kemudian mengutip sebuah hadist dan ayat Al Quran yang artinya, sebaik-baik manusia adalah yang belajar bahasa Arab lalu kemudian mengajarkannya, Allah akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman diantara kamu dan orang yang berilmu dengan dengan banyak keistimewaan atau derajat.

“Jadi, Allah Subhananahu Wataala berjanji akan mengangkat tinggi orang yang punya ilmu dan punya iman,” pungkasnya.

Berita Terkait
Komentar
Terkini
Opini

Puasa itu Menyehatkan

“Berpuasalan niscaya kamu sehat” (hadits).Tak dapat disangkal lagi bahwa berdasarkan penelitian pada ahli kesehatan, sebagian besar penyakit yang terjadi dalam tubuh manusia disebabkan oleh
Opini

Dakwah 4.0

ERA revolusi industri 4.0 menjadi penanda arus globalisasi tidak terbendung disertai kecanggihan teknologi. Era ini menjadi angin segar pengembangan dakwah Islam berbasis digital. Sejumlah
Opini

Warung Bertirai

SALAH satu pemandangan di siang hari pada pertengahan bulan Ramadan ini, berupa warung bertirai. Warung bertirai adalah warung yang dibuka di siang hari saat
Opini

Rekor Defisit Ekspor-Impor RI

SAYA lagi di Nha Trang saat berita ini muncul: neraca perdagangan Indonesia defisit lagi. Bahkan mencapai rekor baru lagi. Yang terparah lagi. Rekor baru
Opini

Taubat, Sekarang!

MEMASUKI hari sepuluh kedua Ramadan 1440 H ini, saatnya dibuka pintu taubat. Demikianlah bulan Ramadan dibagi dalam tiga bagian. Sepuluh pertama berupa rahmat, sepuluh
Opini

Puasa Ramadan itu Pengakuan Otoritas Ilahi

Terkini.id, - Salah satu kekeliruan besar manusia adalah perasaan kepemilikan (ownership) dalam hidup. Padahl sejatinya segala sesuatu dalam hidup duniawi kita bersifat amanah (titipan).
Opini

Pujian itu Beracun

Terkini.id, - Pujian itu Indah. Menjadikan hati orang berbunga-bunga. Pujian bisa menerbangkan seseorang ke angkasa impian dan angan-angan yang tiada batas.Tragisnya, pujian jugalah menjadikan
Opini

Zakat dan Mall

IBADAH zakat merupakan salah satu rukun Islam yang wajib ditunaikan di bulan Ramadan. Zakat yang menjadi kewajiban berupa zakat fitrah. Selain zakat fitrah, juga
Opini

Jilbab

PAGELARAN trend hijab dan wedding expo 2019 digelar di pelataran sebuah hotel berbintang di Makassar, 16 Mei 2019. Kegiatan tersebut sangat tepat digelar di
Opini

Waspadai Bisnis Penggulingan “Rezim”

MENGAMATI perkembangan politik dalam negeri akhir-akhir ini, sebagai pengamat Timteng, saya langsung melihat persamaan polanya dengan apa yang terjadi di Timur Tengah.Mengapa bisa sama?