Budi Sarwono Resmi Jabat Kepala Lapas Kelas I Makassar

Budi Sarwono resmi menjabat Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Makassar menggantikan Marasidin Siregar

Terkini.id, Makassar – Budi Sarwono resmi jabat Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Makassar menggantikan Marasidin Siregar. Pergantian pejabat di lingkup Lapas Kelas I Makassar ini ditandai dengan serah terima jabatan (Sertijab) sekaligus pisah sambut Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Makassar.

Sertijab dan pisah sambut ini dilakukan di Aula Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Makassar, jalan Sultan Alauddin, Rabu 28 Maret 2018.

Kepala Kantor Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Wilayah Sulawesi Selatan, Sahabuddin Kilkoda dalam sambutannya mengatakan pergantian atau perubahan struktur dalam suatu organisasi adalah hal yang lumrah terjadi.

Ia juga mengharapkan adanya kerjasama yang baik, bekerja secara gotong royong dan mengemban amanah yang diberikan dengan penuh tanggungjawab.

“Mari kita sama-sama membangun zona integritas dan bebas dari korupsi,ujarnya.

Di tempat yang sama, Marasidin Siregar menyatakan harapannya kepada seluruh elemen yang ada untuk sama-sama bekerja secara profesional meskipun telah terjadi pergantian pucuk pimpinan.

Hal ini karena melihat beberapa permasalahan yang mulai marak muncul seperti misalnya penyalahgunaan narkotika yang melibatkan baik masyarakat binaan ataupun petugal lapas sendiri.

“Untuk persoalan itu, sejauh ini belum ada petugas yang terindikasi melakukan hal-hal seperti itu. Tapi kami masih tetap memantau, dan jika betul terjadi kami akan memberikan sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku,”imbuhnya.

Selanjutnya Ia juga mengakui bahwa hampir seluruh Lapas yang ada di Indonesia memang over kapasitas.

“Untuk meminimalisir hal tersebut kita berusaha melakukan langkah seperti misalnya khusus anak, diusahakan pemberian hukuman pidana itu jadi alternatif terakhir,”pungkasnya.

Sementara itu di tempat yang sama, Budi Sarwono mengungkapkan bahwa kedepannya Ia akan berusaha mempertahankan hal baik yang telah ada dan berusaha semaksimal mungkin meminimalisir hal-hal yang sifatnya kurang baik.

“Melakukan perubahan-perubahanlah, yang jelas apa yang sudah bagus akan berusaha saya pertahankan. Targetnya minimal bisa samalah dengan kepemimpinan sebelumnya, apalagi kalau bisa di atasnya,”ucapnya.

Ia juga menambahkan bahwa program-program yang telah terlaksana akan berusaha dilanjutkan, kemudian jika ada program baru tentunya tetap akan mengacu pada aturan yang ada. Budi Sarwono juga menyikapi terkait Lapas yang over capasity.

“Kalau pengadilan memutuskan yah kami terima. Kan kita disini tugasnya cuma menerima, kemudian kami menyusun program untuk pembinaannya,”tutupnya.

Berita Terkait
Komentar
Terkini