Bulukumba Gandeng TRAVELER Indonesia Kembangkan Pariwisata

Peresmian Traveler Indonesia Kamis, 30 AGustus 2018 di Hotel the Trans Resort Hotel Bali.

Terkini.id,Bulukumba – Assosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) sukses meresmikan Traveler Indonesia Kamis, 30 AGustus 2018 di Hotel the Trans Resort Hotel Bali.

Acara yang dihadiri para Kepala Daerah dan Kepala Dinas Pariwisata se Indonesia ini bertujuan untuk menggenjot sektor pariwisata di Indonesia, sehingga Turis Asing bukan hanya mengenal Bali, tapi juga harus mengenal potensi wisata yang ada di daerah lainnya.

Wakil Ketua APKASI Sokhiatulo Laoli yang  didaulat untuk membacakan sambutan Ketua Apkasi menyampaikan bahwa masih sangat banyak potensi wisata didaerah kita yang belum tersentuh dan dikenal oleh para wisatawan karena belum tersedianya sarana dan prasarana, Infrastruktur serta belum tereksposnya ke media massa.

Olehnya itu, APKASI berinisiatif untuk membangun kerjasama dengan TRAVELER Indonesia untuk lebih menggenjot promosi wisata daerah kita.

I Nyoman Giri Prasta, Bupati Badung Bali selaku tuan rumah pelaksanaan kegiatan mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada seluruh peserta yang hadir pada acara ini, karena dengan kehadiran para Bupati beserta rombongan di Kabupaten Badung tentunya sangat berdampak positih bagi kemajuan pariwisata Kabupaten Badung.

I Nyoman mengatakan bahwa Geliat Pariwisata di Kabupaten Badung sangat berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat Badung.

“Bali sudah Go Internasional, tapi kami tidak pernah diam untuk selalu melakukan terobosan atau inovasi untuk terus memacu pertumbuhan pariwisata karena sektor pariwisata kami telah menyumbang PAD sebesar 5 Trilyun”,jelasnya

Bupati Bulukumba A. Sukri A. Sappewali yang juga hadir pada acara tersebut sangat terpukau dengan capaian yang telah diraih oleh Bupati Badung dalam mengembangkan sektor pariwisatanya. Hal ini yang membuat Bupati Bulukumba sangat optimis juga mampu dengan cepat mengembangkan sektor pariwisata di Bulukumba.

“Hari ini saya menandatangani Perjanjian Kerjasama dengan TRAVELER Indonesia dan Kita akan anggarkan pada APBD Pokok 2019, hal ini untuk membantu mempromosikan pariwisata di Bulukumba.

“Kita banyak memiliki Potensi Wisata, sisa bagaimana kita mengelolahnya dengan baik sehingga para wisatawan tertarik untuk berlibur didaerah kita. Kita memiliki Pantai yang Indah, Desa Desa kita banyak Memiliki potensi wisata yang dapat dikembangkan,”ujarnya.

Bupati menambahkan bahwa Dinas Pariwisata harus bekerja keras untuk mewujudkan itu semua.

“Semua OPD harus terjun langsung melihat potensi ini, jangan biarkan Dinas Pariwisata bekerja sendiri. Hari ini saya sengaja hadir untuk mendengarkan langsung pemaparan dari TRAVELER Indonesia, karena saya ingin Pantai Bira itu mendunia, dan apa yang disampaikan oleh pihak TRAVELER Indonesia sangat mampu membangkitkan pariwisata kita,”pintanya.

Lebih lanjut Bupati Bulukumba mengatakan saat ini membutuhkan kerjasama dengan lembaga yang sudah sangat profesional dalam mengelola pariwisata, Bupati menginginkan kedepannya Bira dapat disejajarkan dengan Bali, bahkan wisata Bulukumba memiliki potensi yang besar.

“Jika mau menarik lebih banyak turis, jangan beri informasi, tapi berilah inspirasi, karena kalau hanya memberikan informasi saja, cukup dengan membaca saja, tapi kalau kita memberikan inspiraasi akan pariwisata kita, saya yakin mereka akan penasaran dan akan melihat langsung keunikan dan keindahan pariwisata kita, karena yang namanya orang terinspirasi, kita akan selalu ingin menjadi bagian didalamnya, ingin mencoba dan turut merasakan keindahan dari obyek wisata tersebut,”tutupnya.

Berita Terkait
Komentar
Terkini
Kampus

Ayo Sukseskan Bakti Riset LPM Penalaran UNM

Terkini.id, Makassar - Lembaga Penelitian Mahasiswa Penalaran Universitas Negeri Makassar ( LPM Penalaran UNM ) akan menggelar kegiatan Bakti Riset dengan tema “Riset Membumi
Kampus

UIN Alauddin Luncurkan Fasilitas Bank Sampah

Terkini.id, Gowa - Rektor UIN Alauddin Makassar Prof Hamdan Juhannis melaksanakan Launching Bank Sampah Eco Healthy di Belakang Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK),