Bupati Takalar berhentikan 800 tenaga honor

Terkini.id, Takalar – Sebanyak 800 tenaga honorer di lingkup Pemkab Takalar akan kehilangan pekerjaannya setelah adanya surat edaran dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Takalar.

Dari sekian banyak Organisasi Perangkat (OPD) di Takalar, salah satu yang paling banyak menyerap tenaga sukarela beberapa tahun terakhir yaitu Dinas Kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Dr. Nilal Fauzia mengatakan, mereka yang bekerja sabagai tenaga sukarela banyak di Puskesmas.

Surat edaran itu yang ia terima kini, sudah disebarkan ke masing-masing Puskesmas, yang ada di Takalar.

“Tapi sebelum ditindak lanjuti kita akan melakukan verifikasi terlebih dahulu terhadap semua tenaga magang,” kata Kepala Dinas Kesehatan Dr. Nilal, Rabu 24 Januari 2018.

Menarik untuk Anda:

Alasannya pemeberhentian tenaga honorer karena selama ini kinerja ASN dikerjakan oleh tenaga sukarela.

Sehingga Pemkab Takalar menginginkan kinerja murni ASN sebelum pemberian TPP setiap bulannya dilakukan.

Pemerintah kabupaten Takalar mengedarkan surat pemberhentian seluruh tenaga kerja honorer/sukarela tertanggal Senin, 22 Januari 2018 kemarin.

BKD Takalar mencatat tenaga honorer tersebut terdiri dari Perawat 500 orang, Bidan 800, Perawat gigi 16 orang, Kesehatan lingkungan 11 orang, Kesehatan masyarakat 19 orang, Farmasi 34, Analis kesehatan 26 orang, Hiperkes 4, dan tenaga Gizi 13 orang.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

CDK Mamminasata Tanam 38 Ribu Pohon Mangrove Peringati Hari Lingkungan Hidup

Pasca Ledakan di Takalar, Penjinak Bom Brimob Lakukan Sterilisasi

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar