Bus Wisata Ide Mantan Pj Rudy Bersoal, Danny Pomanto Contohkan Pete-Pete Smart

Terkini.id, Makassar – Bus Wisata Metro Kota yang diluncurkan mantan Penjabat Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin pada 3 Desember 2020 bersoal. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melarang pengoperasian bus wisata tersebut.

Truk pengangkut sampah Tangkasaki yang diubah menjadi bus wisata Makassar dinilai tak sesuai regulasi. Padahal sudah tiga unit bus yang dibuat menggunakan uang negara. 

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Makassar Danny Pomanto mengatakan penggunaan kendaraan transportasi umum seharusnya terlebih dulu memiliki izin Surat Ketetapan Retribusi Daerah (SKRD). 

Baca Juga: Negara Rugi 450 Juta, Proyek Gagal Bus Wisata Pemkot Makassar...

Hal ini, kata Danny, berkaitan dengan biaya operasional yang seharusnya tidak dibebani pada anggaran daerah. 

“Ada aturannya, makanya saya kemarin Pete-Pete Smart saya pake uang pribadi karena tidak bisa membuat begitu tanpa izin,” kata Danny, Selasa, 9 Maret 2021.

Kendati begitu, Danny mengatakan pihaknya tak mungkin menelantarkan bus wisata tersebut. Sebab itu, ia mengatakan akan melakukan evaluasi terkait izin operasionalnya.

“Masa saya mau kembalikan lagi. Artinya, yang rawan karena pake uang negara. Meskinya sebelum SKRD turun tidak boleh pakai uang negara. Jadi, ilegal jadinya,” jelasnya

Pihaknya juga akan mencoba untuk mengajukan izin operasional terhadap Bus Wisata tersebut dengan menggunakan SKRD Pete-Pete Smart. Hal ini, kata Danny, untuk mendapatkan izin resmi dari Kementrian. 

“Saya nanti lapor, bagaimana nanti kalau kita pakai, idenya bagus, kita harus akui idenya bagus. Kita harus akui kalau yang bagus-bagus. Saya coba pakai nanti SKRD-nya Pete-Pete Smart karena pete-pete Smart sudah dapat izin resminya,” pungkasnya.

Sebelumnya, Rudy Djamaluddin mengatakan mobil Tangkasaki tak layak jadi mobil sampah. Sebab, Cara kerjanya masih konvensional sehingga dialihkan jadi mobil wisata.

Untuk rutenya, bus tersebut rencananya akan melayani tiga koridor. Juga tidak dikenakan biaya apa pun alias gratis.

Untuk koridor 1 akan melayani jalan Datu Museng- Sultan Hasanuddin – Slamet Riyadi – Riburane – Ujungpandang- Pattimura – Sombaopu- Datumuseng.

Koridor 2 di Penghibur- Pasar Ikan- Ujungpandang – Nusantara – Riburane- Ahmad Yani- Sudirman- Kartini- Bontolempangan- Amanagappa- Sudirman- Hajibau- Penghibur.

Lalu, Koridor 3 Penghibur – Pasar Ikan- Ujungpandang- Riburane- Ahmad Yani – Balaikota- Thamrin – Bontolempangan- Arief Rate- Sultan Hasanuddin- Lamadukelleng- Haji Bau- Metro Tanjung Bunga – Zona Lego-lego – Penghibur.

Bagikan