Caleg DPRD Sulsel ini Ajak Pemuda Tak Malu Jadi Petani

TERKINI.id, PANGKEP – Lahir dari keluarga keluarga pedagang membuat Umar Muhammad paham arti pentingnya menjaga kepercayaan. Dengan bekal itu, Umar yang pernah merantau di sejumlah provinsi ini bisa mandiri dan diterima dimanapun ia menetap.

Menurutnya, dari teladan orangtuanya ia melihat bagaimana memperlakukan relasi bisnis seperti keluarga sendiri.

Umar Muhammad yang kini aktif sebagai pembina Gerakan Pemuda Tani Indonesia (Gempita) ini maju sebagai calon anggota legislatif DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dapil enam yang meliputi Maros, Pangkep, Barru dan Parepare.

Selama beberapa bulan terakhir Umar banyak turun ke lapangan untuk mendengar melihat langsung kendala yang dihadapi petani.

Dalam setiap aktifitasnya ia selalu memberi motivasi kepada pemuda untuk tidak malu menjadi petani. Ia mengaku miris melihat banyak anak muda yang berstatus sarjana rela menjadi honorer meski digaji rendah ketimbang bertani.

Menarik untuk Anda:

“Saya mengajak jangan gengsi jadi petani. Kalau hitungan ekonomi, jauh lebih banyak uang yang bisa didapatkan jadi petani,” kata Umar.

Ia optimis, pertanian adalah pekerjaan masa depan yang menjanjikan. Untuk itu Umar yang memiliki koneksi terhadap perusahaan-perusahaan dibidang pertanian ini mulai untuk membangun jaringan kemitraan petani dengan perusahaan.

“Dengan kemitraan dengan perusahaan, ketergantungan terhadap sistem ijon yang memiskinkan bisa diputus. Ini bagian dari membangun sistem pertanian yang moderen, petani semakin sejahtera,” tuturnya.

Niatnya untuk maju menjadi anggota DPRD Provinsi Sulsel untuk membantu masyarakat. Alumni pesantren Mualimin Muhammadiyah ini menegaskan dirinya maju sebagai caleg bukan karena alasan ekonomi. “Saya mau bekerja untuk rakyat,” pungkasnya.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Dosen STKIP Pembangunan Indonesia Makassar Latih Warga Pulau Sabutung Buat Produk Olahan Ikan

Lahan Pertanian Kering, Anir-Lutfi Rencanakan Perluas Bendungan Tabo-tabo

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar