Caleg Perindo Sulsel Ini Bertarung Tanpa Beban Menuju DPR RI

Kristoforus Essau
Kristoforus Essau

Terkini.id, Makassar – Calon Legislatif (Caleg) Partai Perindo Kristoforus Essau mantap maju bertarung untuk pemilihan DPR RI. Kristoforus yakin meraup suara di daerah pemilihan Sulawesi Selatan 1.

“Karena pemilih di Makassar sudah cerdas,” kata Kristoforus kepada wartawan, Jumat 20 Juli 2018.

Kristoforus percaya, warga Makassar tidak lagi memilih wakil rakyat karena uang atau janji-janji politik. Masyarakat tidak akan memilih calon yang tidak disukai.

“Karena itu Saya optimistis bisa meraup suara,” ujarnya.

Kondisi demokrasi, katanya, sudah mengarah ke tujuan yang lebih ideal. Sehingga siapa pun bisa terpilih jika dianggap mampu memperjuangkan kebutuhan masyarakat.

Baca juga:

“Niat Saya maju murni untuk mengabdi. Tidak mengejar jabatan apalagi uang,” ungkap Relawan Projo Makassar ini.

Kristoforus mengatakan, semakin banyak orang baik mencalonkan diri, DPR akan menjadi lembaga yang bersih dan berpengaruh dalam memajukan bangsa Indonesia.

Tidak ada lagi berita Anggota DPR ditangkap. “Menuju Indonesia sejahtera,” ungkap pengusaha jasa alat berat ini.

Meski baru pertama kali mencalonkan diri, dan akan berhadapan dengan calon lain yang sudah punya banyak modal suara, Kristoforus tidak gentar.

“Untuk memperjuangkan rakyat memang berat. Harus kita hadapi. Saya juga maju tanpa beban. Tidak ada masalah jika akhirnya tidak terpilih,” ungkapnya.

Kristoforus masih menunggu proses pendaftaran di KPU. Berharap bisa segera menjadi calon tetap.

“Kemudian bergerak sosialisasi program ke masyarakat,” katanya.

Komentar

Rekomendasi

Mendagri: Pilkada di 270 Daerah 9 Desember 2020 Tetap Dilakukan, Asal…

Ketua Komisi C DPRD Dukung Proyek Padat Karya Dinas PU, Alasannya?

Legislator Makassar Minta Pemerintah Fokus Benahi Bansos

Cara Anggota DPR RI AMI Support Anak-anak di YKAKI di Tengah Pandemi

Anggota DPR RI AMI Bagi 100 Paket Asupan Gizi Tambahan ke Ibu Hamil

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar