Cegah korupsi, KPK bekali calon kepala daerah di Sulsel

Terkini.id, Makassar – Pasangan calon Gubernur, Walikota dan Bupati mendapat pembekalan anti korupsi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Ruang rapat Pola lantai dua Kantor Gubernur Sulsel, Selasa, 17 April 2018.

Wakil Ketua KPK, Laode Muhammad Syarif mengatakan, pejabat negara banyak yang dipenjarakan karena korupsi. Olehnya itu perlu ada pencegana tindak pidana korupsi bagi para pasangan calon yang akan mengikuti Pemilihan Kepala Daerah.

“KPK melakukan pencegahan serta monitoring dan koordinasi, supervisi. Penindakan KPK sebenarnya sangat sedkit orangnya.
Oleh karena itu, kita perlu untuk mencegah karena terus terang kalau kita lihat banyak
pejabat Negara indonesia hampir banyak di penjarakan,” terangnya.

Ia mengatakan KPK dikenal saat ini hanya sebagai penindakan korupsi, tapi KPK juga memiliki tugas seperti pencegahan, koordinasi, supervisi dan monitoring.

Laodepun berharap, dengan adanya kegiatan pencegahan tindak pidana korupsi, tak ada lagi pejabat negara yang berakhir di penjara. Termasuk bagi paslon Pilkada di Sulsel

“Sekarang banyak jadi pejabat dan berakhir di penjara. Saya sangat berharap itu tidak terjadi di Sulawesu Selatan,” paparnya,” ungkapnya.

Hingga kurung waktu 2004-2018, tercatat KPK telah menangani 103 kasus, 75 diantaranya menjerat Bupati dan Walikota, sementara 13 diantaranya menjerat Gubernur.

“Ada 103 kasus yang ditangani KPK, 75 Bupati Dan Walikota, 13 Gubernur dan semoga ini tidak terjadi di Sulsel,” tutupnya.

Berita Terkait