Cerita 5 Hari KPU Makassar Menanti Bakal Calon Wali Kota Makassar di Jalur Perseorangan

Terkini.id, Makassar – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar telah menutup jadwal pendaftaran Bakal Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar untuk Jalur Perseorangan, Minggu 23 Februari 2020.

Tujuh pasang bakal calon yang pernah berkomunikasi dan mengambil nomor akses Sistem Informasi Pencalonan (SILON) Pemilu adalah Andi Budi Pawawoi dan Idham Amiruddin, Andi Munawar Syahrir dan Andi Nurwajidah.

Iriyanto A Baso Ence dan M Ali Haq Mappaturung, Jabal Nur dan M Rivaldi, Moh Ramdhan Pomanto dan Maqbul Halim, Muhammad Ismak dan Muhammad Faisal Silenang, Syarifuddin Daeng Punna dan Dedy Setiady Toding.

Lima hari KPU Makassar menyiapkan tempat yang nyaman di Hotel Claro, guna menyambut bakal calon yang sudah berkomunikasi. Konsumsi juga sudah disiapkan.

Mungkin Anda menyukai ini:

Sejumlah wartawan pun setia menunggu. Selama masa penyerahan berkas dibuka. Tapi sampai hari terakhir, hanya dua perwakilan bakal calon yang hadir.

Baca Juga: Pilkada 2020: Ketua KPU Makassar: Partisipasi Pemilu Paling Tinggi Sepanjang...

Dari tujuh pasangan bakal calon yang pernah berkomunikasi dengan KPU, hanya dua yang datang membawa berkas pendaftaran. Mereka adalah Tim Andi Munawwar Syahrir, dan Tim Andi Budi Pawawoi.

“Namun dokumen yang menjadi syarat penyerahan syarat dukungan tidak lengkap,” ungkap Anggota KPU Kota Makassar Gunawan Mashar kepada wartawan, Senin 24 Februari 2020.

Ada dua tim bakal calon yang menyampaikan lewat aplikasi pesa WA, tidak jadi menyerahkan syarat dukungan. Meskipun sebelumnya telah melakukan pengisian data di SILON.

Baca Juga: Cerita Komisioner KPU Positif Covid-19 Setelah Pemungutan Suara Pilwali Makassar

“Tim Iriyanto A Baso Ence dan Tim M Ismak,” kata Gunawan.

Satu tim bakal calon yang perwakilannya datang ke Hotel Claro menyampaikan tidak tidak jadi menyerahkan syarat dukungan perseorangan, karena berencana maju melalui partai.

“Yakni tim M Ramdhan Pomanto,”.

Hanya dua tim yang setelah mengambil user SILON, tidak memberi kabar lagi. “Yakni Jabal Nur dan Syarifuddin Daeng Punna,” kata Gunawan.

Bagikan