Cerita Salat Jumat di Tengah Pandemi dari Umat Muslim di Berbagai Negara

Salat Jemaah
Salat jemaah di masjid di tengah pandemi Covid-19. (Foto: Tirto)

“Salat Jumat hanya boleh dilakukan di halaman masjid. Jadi, di dalam masjid tidak lagi digunakan. Tapi mungkin ini hanya sementara, Turki nanti kan sudah mulai dingin, akhir September,”bebernya.

“Jadi, kita belum mendengar informasi mengenai prtokol salat Jumat untuk musim dingin,” tambah Muhammad Iqbal.

Penerapan protokol kesehatan saat salat Jumat pun sangat ketat. khotbah Jumat maksimal lima menit.

Setiap masjid yang melaksanakan salat Jumat dijaga oleh polisi yang akan menegur masyarakat yang masih berkumpul usai salat dan memberikan denda kepada masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan.

“Khotbah Jumat maksimal lima menit, kemudian setelah itu nanti polisi akan membubarkan. Dipersilahkan untuk langsung kembali dan kalau mau salat sunnah, silahkan dilakukan di tempat masing-masing,”ujarnya.

Menarik untuk Anda:

“Mereka yang tidak sesuai dengan protokol juga kena denda sekitar 1.200 Lira Turki, hampir 200-an US dollar,” pungkasnya.

Tak jauh berbeda dengan Turki, negara terdampak COVID-19 lain, seperti Singapura pun melakukan hal yang sama.

Wakil Kepala Perwakilan Republik Indonesia untuk Singapura Didik Eko Pujianto pada kesempatan yang sama mengungkapkan, salat Jumat yang sempat ditiadakan sejak Maret akibat pandemi COVID-19 akhirnya diperbolehkan kembali pada pertengahan Juni ini.

“Ibadah Jumat itu sudah dihentikan sejak pertengahan bulan Maret yang lalu. Baru dibuka setelah circuit breaker di Singapura berakhir, yaitu dimulai pada tanggal 15 Juni, Salat Jumat yang pertama kalinya, dengan standar yang cukup ketat,”urainya.

“Stiap orang wajib membawa sajadah masing-masing Jika tidak membawa sajadah, disiapkan oleh masjid sajadah dalam bentuk pelastik yang bisa dibawa pulang masing-masing,” ungkapnya.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Di Jepang, Jumlah Orang Meninggal karena Bunuh Diri Lebih Banyak dari Covid-19

Menlu AS Mik Pompoeo Dukung Trump Tolak Kemenangan Biden dalam Pilpres

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar