China Bikin Kebijakan Baru soal Pemerataan Penghasilan, Pertanda Apa?

Terkini.id, Beijing – China bikin kebijakan baru soal pemerataan penghasilan, pertanda apa? Tidak ada yang dapat memungkiri jika perekonomian China sangat mendominasi ekonomi global dunia. Bahkan, Negeri Tirai Bambu itu diklaim memiliki fondasi perekonomian terkuat di dunia.

Kendati demikian, untuk mengatasi ketimpangan sosial yang semakin tinggi, Presiden China Xi Jinping memulai kampanye ‘Kemakmuran Bersama’.

Agenda dari penguasa Republik Rakyat China (RRC) itu memaksa korporasi besar dan orang kaya di China menyumbangkan lebih banyak keuntungan untuk kelompok masyarakat berpenghasilan rendah.

Baca Juga: Gawat, Kasus Covid di China Meroket Lagi, 4 Juta Orang...

Bahkan, saat ini Xi Jinping memiliki prioritas utama dalam pengentasan kemiskinan pedesaan. Mengutip Bloomberg, Rabu 25 Agustus 2021, kampanye itu juga mulai diterapkan para perusahaan teknologi di China.

Pinduoduo Inc misalnya akan menyumbangkan semua laba bersih pertamanya sejak menggelar penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO). Dana itu akan digunakan untuk mendukung petani dan area pertanian di negara itu.

Baca Juga: Refly Harun Sebut China Mayoritas Tak Beragama, FH: Dia Seperti...

Bahkan, seperti dilansir dari kontan.co.id, Kamis 26 Agustus 2021, Pinduoduo akan terus memberikan pendapatan setidaknya sampai donasi mencapai 10 miliar yuan atau setara 1,5 miliar dolar AS. Co-Founder Pinduoduo, Colin Huang sebelumnya telah berjanji untuk membiayai penelitian sains secara pribadi.

Sementara itu, Chief Executive Officer (CEO) Pinduoduo, Chen Lei menjelaskan peningkatan kapasitas sektor pertanian telah menjadi bagian penting bagi bisnis perusahaan itu sejak awal berdiri.

Sebab, pertanian menyentuh kehidupan sehari-hari setiap orang dan memiliki tingkat digitalisasi yang relatif rendah.

Baca Juga: Refly Harun Sebut China Mayoritas Tak Beragama, FH: Dia Seperti...

“Kami ingin membawa lebih banyak petani dan bekerja bersama dengan mereka untuk meningkatkan kehidupan dan mata pencaharian mereka,” beber Chen Lei kepada para analis.

Pengumuman Pinduoduo datang setelah serangkaian kontribusi serupa dari perusahaan terbesar dan orang-orang terkaya di negara itu.

Tencent Holdings Ltd pekan lalu mengatakan bakak menggandakan jumlah uang yang dialokasikan untuk program corporate social responsibility (CSR) atau tanggung jawab sosial.

Hal ini menandai salah satu upaya filantropi terbesar raksasa internet itu, saat regulator memperketat pengawasan melalui berbagai peraturan baru.

Untuk itu, guna menyukseskan kampanye redistribusi kekayaan pemerintah itu, Tencent akan memberikan dana CSR berkelanjutan menjadi 15 miliar dolar AS untuk menyukseskan kampanye Xi Jinping. 

Padahal awalnya, Tencent hanya menyumbangkan dana sebesar 50 miliar Yuan. Jumlah tersebut  sekitar 7,7 miliar dolar AS.

Dana tambahan baru tersebut akan difokuskan pada berbagai bidang. Mulai dari peningkatan pendapatan bagi masyarakat miskin, meningkatkan bantuan medis, mempromosikan efisiensi ekonomi pedesaan, dan mensubsidi program pendidikan.  

Bagikan